Fakta News.-(Banyuwangi)– Berjalan menelusuri kota Banyuwangi identik dengan penataan trotoar pinggir jalan yang rapi, walau terkadang ada beberapa diantaranya perlu perbaikan hal itu efek akibat berbagai faktor seperti saluran air dibawahnya yang tidak lancar ataupun lintasan beban diatasnya.
Kepala Dinas pekerjaan umum
Bina Marga Cipta Karya Perumahan dan permukiman (DPUCKPP) Kabupaten Banyuwangi Cahyanto Hendri Wahyudi, mengatakan, ada berbagai langkah agar trotoar awet salah satunya upaya menjaga fungsi Drainase ataupun saluran air dibawahnya agar berfungsi maksimal
Pantauan Fakta News. Petugas dilapangan acapkali terlihat menangani saluran drainase untuk memastikan saluran air atau tali-tali air di sepanjang trotoar bersih dari sumbatan puing-puing, sampah, daun kering, dan kotoran lainnya.
“Ini dilakukan agar tidak terjadi genangan air yang merusak struktur trotoar, tentunya tidak membuang sampah di saluran adalah satu peran positif masyarakat,” kata Cahyanto.
Fungsi maksimal trotoar juga tak lepas dari pengawasan, pemanfaatan pokok fungsi agar terbebas dari gerobak, tenda, maupun parkir liar diatasnya.
“Dengan demikian pengguna jalan nyaman dan tidak terganggu,” ungkapnya.

