Tak Berkategori  

Wanita Karangdoro Ditemukan Tak Bernyawa di Hotel Asri Genteng 

FaktaNews.-(Banyuwangi)–Mayat wanita diketahui bernana Mutingatun ditemukan sudah kaku dan membusuk di Kamar Nomor 03 Hotel Asri Kecamatan Genteng Banyuwangi, Jumat (27/8/2021) Malam.

Saat ditemukan tak bernyawa warga Karangdoro, Tegalsari Kabupaten Banyuwangi, berusia 47 tahun itu dalam posisi terbaring di atas kasur, dan sudah mengeluarkan bau menyengat.

Mutingatun check in ke hotel Asri pada 15 Agustus lalu dan mestinya sudah harus sudah check out.

Informasi dilapangan menyebut, awalnya wanita itu Chek in mengunakan identitas SIM orang lain.

Dia Chek in kembali menggunakan KK sendiri karena curiga tidak kunjung chek out, petugas hotel berupaya mengetuk pintu kamar.

“Namun tidak ada jawaban dari dalam kamar. Kami hanya mendengar suara TV yang menyala,” kata salah satu karyawan di hotel Asri.

Selanjutnya pengelola hotel menggedor-gedor pintu kamar, tapi tetap tidak ada jawaban.

“Akhirnya kami memberanikan diri membuka pintu menggunakan kunci ganda atau serep. Ternyata perempuan itu ditemukan sudah meninggal dalam keadaan berbaring dan mengeluarkan bau gak sedap,” tambah pegawai hotel tersebut.

Kapolsek Genteng, Kompol Sudharmaji membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengatakan, saat ditemukan bagian tubuh perempuan tersebut juga mulai melebam.

“Benar ada penemuan mayat malam ini di Hotel Asri Genteng. Tim kami serta tim medis masih mengidentifikasi mayat tersebut. Kami belum bisa memastikan apakah ini ada unsur kekerasan atau tidak,” katanya.

Baca juga:  Ketua Dewan Lantik PAW Eko Hariyono Gantikan Cawabup Sugirah

Petugas Kepolisian telah mengevakuasi ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab kematiannya.

“Keterangan pihak hotel, dia datang menggunakan identitas temannya sejak  tanggal 15 Agustus lalu. Di temukan dalam keadaan sudah membusuk, kami masih harus dalami lagi. Kami juga menunggu hasil dari tim medis,”katanya.(*mad/kin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.