Viral Konsumen Es Teh Kekinian Disomasi

FaktaNews.– Baru-baru ini viral es teh kekinian disebut terlalu manis, berikutnya beredar surat somasi dilayangkan penjual kepada konsumen yang mengunggah cuitan Twitter soal protes kadar gula es teh nya.

Mendadak netizen mempertanyakan kadar gula yang aman dikonsumsi, termasuk pada satu minuman es teh kekinian.

Menurut spesialis penyakit dalam subspesialis hematologi-onkologi (kanker) dari Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban, asupan gula untuk tubuh sebaiknya tidak melebihi 10 persen dari kebutuhan energi.

“Ini setara dengan 4 sendok makan atau 50 gram per hari. Untuk pasien diabetes harus di bawah 4 sendok teh,” terang Prof Zubairi, ditulis Senin (26/9/22).

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi belum menjelaskan lebih lanjut terkait kemungkinan batasan kadar gula es teh kekinian di luar dari standar ‘aman’ yang ditetapkan.

“Kami koordinasi lebih dulu ya,” sebutnya melalui pesan singkat kepada media Minggu (25/9).

Mengacu pada Permenkes 30/2013, ketentuan informasi produksi pangan siap saji terkait gula, garam, dan lemak wajib dijelaskan melalui media informasi dan promosi, khususnya bagi mereka yang sudah memiliki lebih dari 250 gerai. Media informasi yang dimaksud yakni leaflet, brosur, buku menu, dan media lainnya.

Seiring dengan maraknya kekhawatiran kadar gula pada minuman berpemanis, petisi mendorong cukai minuman berpemanis juga kembali disinggung Koalisi Food Policy.

Baca juga:  Menu Praktis Bergizi Ini Bisa Untuk Pilihan Berbuka Anak Kos dan Anak Rantau

Dalam petisi bertajuk ‘Diabetes dan Obesitas Mengintai: Lindungi Masyarakat dari Bahaya Minuman Berpemanis’ didesak cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) sebesar 20 persen.

“Sebagaimana janji Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang memberikan lampu hijau kebijakan pemberlakuan cukai terhadap produk MBDK Maret lalu,” demikian salah satu potongan isi petisi yang sudah ditandatangani lebih dari 7.500 orang.(Bea/kin).

Penulis: BeatrisEditor: Makin SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *