Tak Berkategori  

Toleransi Umat Katolik Jember Mendukung Ibadah Puasa Kaum Muslim Terus Berjalan

Faktanews.co.id-(Jember)–Praktik toleransi umat Katolik kepada saudaramya kaum muslim terus berkelanjutan hingga kini.

Bulan Ramadan ini merupakan tahun ke 18 umat Katolik Jember berbagi menu berbuka gratis bagi umat Islam dari kelompok menengah ke bawah.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, jika biasanya menu berbuka dijual dengan harga amat murah untuk kaum dhuafa seperti tukang becak dan pedagang asongan, kali ini panitia memutuskan untuk menggratiskan seluruh menu berbuka.

Tahun lalu karena pandeni corona kegiatan berbagi buka bersama sempat absen.

“Kami tahun ini kembali menggelar Warung Kasih untuk memenuhi keinginan para tukang becak di sekitar sini. Mereka bertanya mengapa Warung Kasih tahun ini masih tutup,” ujar Valentina Indarti, Ketua Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Jember yang menjadi penyelenggara rutin Warung Kasih.

Hanya kegiatan tahun ini harus dipandu dengan protokol kesehatan seperti jaga jarak harus tetap di jaga.

“Kalau tahun lalu, mereka biasa mengambil di piring, kali ini kita bungkus dalam nasi bungkus dan dimakan di rumah. Jadi potensi berkerumun bisa diminimalisir,” papar Valentina.

Yang menarik kegiatan ini dilakukan  Warung Kasih yang terletak disekitar Alun-Alun Jember yang menjadi sentral aktivitas warga Jember.

Kegiatan ini tepatnya digelar di halaman Panti Siwi, yayasan sosial Gereja Katolik Santo Yusuf yang lokasinya berdampingan dengan Masjid Jami’ al-Baitul Amien.

Baca juga:  PH : Ada Motif Persaingan Bisnis Tidak Sehat di Balik Penutupan Toko Penjual Miras Banyu Urip

Warung kasih ini buka Senin sampai Kamis. Dalam sehari disediakan 200 nasi bungkus secara gratis beserta minumnya. ini semua atas keikhlasan para donatur untuk berbagi dan mendukung ibadah teman-teman muslim.

“Saya tiap tahun kalau berbuka, sering makan di sini karena sangat murah, cukup membantu kami. Dan alhamdulillah tahun ini malah gratis. Semoga pandemi segera selesai,” ujar Rudi, salam dkk yang diketahui sebagai tukang becak yang biasa mangkal disekitar alun-alun Jember.(*ndu/kin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *