Tak Berkategori  

Tak Terima Istri Dihamili, Residivis Sampang Bunuh Pelaku

FaktaNews.-(Surabaya)- AW ditangkap di rumahnya di Desa Kumis, Kabupaten Sampang – Madura.

AW yang diketahui adalah Wahed tak menunjukkan sikap bersalahnya atas perbuatannya membunuh Abdul Halim (33), warga Tambak Wedi Surabaya.

Wahed yakin Halim yang menghamili istrinya saat dia masih dipenjara.

Wahed tak bisa menerima ketika istrinya mengaku telah hamil hasil perbuatan Halim.

Wahed membacok Halim di dekat Polsek Pabean Cantikan atau di simpang tiga Jalan Stasiun Kota Surabaya, Sabtu malam (18/12/21).

“Sejak enam bulan terakhir inilah, saya mulai mencari keberadaannya (korban),” kata Wahed dikutip Media,(21/12/21).

Wahed membacok Halim yang sempat dirawat intensif di rumah sakit menyusul luka bacok serius di bagian bahu dan perut dan akhirnya menghembuskan meninggal Minggu pagi (19/12/2021).

Wahed tak beraksi sendirian. Dia melakukannya bersama seorang temannya yang kini menjadi buron.

Sementara Wahed ditangkap petugas, sekitar 20 jam kemudian pasca aksi pembacokan.

Wahed merupakan residivis pencurian dengan pemberatan yang baru saja bebas setelah menjalani masa hukuman penjara.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Anton Elfrino mengatakan, peristiwa tersebut dilatarbelakangi asmara.

“Pelaku mengaku sakit hati lantaran istrinya dihamili oleh korban,” kata anton dalam konferensi pers Senin (20/12/21).

Dalam kasus ini, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti yakni satu buah celurit, satu buah motor, satu buah topi, dan satu buah baju. Pelaku juga terancam dijerat Pasal 351 KUHP ayat (3) dan atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun.

Baca juga:  Ipuk Ungkapkan Peran Penting Pegiat Medsos Dalam Inovasi Banyuwangi Terutama Dalam Mendorong Pariwisata

“Janin hasil dari hubungan gelap dengan korban baru disadari pelaku bulan Juni 2021 silam, sesaat dirinya baru keluar dari penjara, karena kasus curat,” ungkapnya.(*kor/kin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.