Sugirah Pimpin Eksekutif Tanggapi PU Fraksi-fraksi Soal Ekonomi, Pendidikan dan PAD

FaktaNews.-(Banyuwangi)– Wakil Bupati Banyuwangi, H. Sugirah mengatakan WTP yang telah diperoleh Kabupaten Banyuwangi selama 10 tahun tahun berturut-turut menunjukkan bahwa selama ini penggunaan anggaran telah tepat sasaran.

Ini disampaikan Sugirah menggelar rapat paripurna agenda mendengarkan jawaban bupati terhadap pemandangan umum (PU) fraksi-fraksi atas yang diajukannya Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021 digedung DPRD Banyuwangi, pada Jumat (3/6/22).

Dalam paripurna Sugirah hadir bersama Sekda Mujiono, serta jajaran SKPD.

Dalam rapat yang diikuti anggota dewan dari lintas fraksi tersebut, Sugirah menyampaikan, terima kasih kepada Fraksi Kebangkitan Bangsa atas tanggapan yang diberikan dan apresiasi dalam mempertahankan opini WTP atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2021.

Dalam kesempatan itu Sugirah bahwa selama masa pandemi, Kabupaten Banyuwangi dapat dianggap pulih dengan cepat. Indikator makro IPM Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2021 adalah sebesar 71,38, mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2020 yang hanya sebesar 70,62.

“Masa pandemi, saat semua daerah mengalami kelonjakan kemiskinan, eksekutif berterima kasih bahwa peningkatan angka kemiskinan di Banyuwangi tidak terlalu,” ujar Wabup Sugirah dihadapan rapat paripurna.

Sugirah juga menyampaikan terkait berbagai program pemulihan ekonomi, peningkatan angka kemiskinan tahun 2021 di Banyuwangi yang hanya meningkat 0,01 %, yaitu sebesar 8,06% di tahun 2020 menjadi 8,07% di tahun 2021.

Dari angka itu Banyuwangi menurut Sugirah menjadi daerah dengan peningkatan kemiskinan terendah diantara kabupaten/kota se -Jawa Timur.

Baca juga:  Bapemperda Dewan Bahas Penyusunan Raperda Hingga 27 Judul Raperda

Wabup Sugirah atas nama Eksekutif juga menyampaikan terima kasih kepada Fraksi Kebangkitan Bangsa dalam mengapresiasi kinerja dalam memenuhi target PAD di tahun 2021, meskipun masih terdapat beberapa pos pendapatan yang belum terealisasi secara optimal.

“Untuk itu, Eksekutif akan terus berusaha untuk meningkatkan capaian PAD melalui ekstensifikasi dan intensifikasi pendapatan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama Sugirah menanggapi Pandangan Umum fraksi PDI-Perjuangan terkait Pendapatan Asli Daerah.

Sugirah merincikan dari sektor Retribusi Daerah terealisasi 72,50%.

Dalam hal ini eksekutif tengah perbaikan sistem dan pelayanan untuk mendongkrak penerimaan pendapatan khususnya pada sektor retribusi daerah agar dapat mendukung pendapatan asli daerah meningkat secara signifikan.

Sugirah juga menyampaikabmn Atas masukan belanja belanja khususnya pada Dinas Pendidikan dapat dimanfaatkan secara maksimal melalui SOP yang dilakukan.

Perhatian akan ditindaklanjuti melalui evaluasi periodik terhadap mekanisme atau prosedur pelaksanaannya terkait dengan penerapan prosedur dana hibah.

“Dinas Pendidikan berpedoman pada Peraturan Bupati Banyuwangi Nomor 31 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penganggaran, Pelaksanaan dan Penatausahaan, Pertanggungjawaban dan Pelaporan serta Monitoring dan Evaluasi Hibah, Bantuan Sosial, Belanja Tidak Terduga, Bantuan Keuangan dan Bagi Hasil Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,” jelas Wabup Sugirah .

Wabup Sugirah yang juga politikus PDI-P menyampaikan, terima kasih kepada Fraksi Partai Demokrat yang telah mencermati, meneliti dan memberikan saran serta pendapat atas pengajuan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban APBD Kabupaten Banyuwangi Tahun Anggaran 2021.

Baca juga:  Soal Pemukulan Murid SMP Genteng Dewan Akan Panggil Diknas Kembali

Sugirah juga menyampaikan terima kasih Terhadap apresiasi Partai Demokrat mengenai Pendapatan Asli Daerah sebesar 520 milyar rupiah.

Menurutnya eksekutif akan terus melakukan optimalisasi peningkatan pendapatan asli daerah dengan menjalin sinergitas yang membangun antar OPD.

”Eksekutif akan terus berupaya melakukan pengembangan dan peningkatan potensi sumber pendapatan daerah secara maksimal serta melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi perencanaan pendapatan sehingga dapat meningkatkan penerimaan pendapatan asli daerah,” pungkas Sugirah.(*kor/kin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.