Tak Berkategori  

Penyebab Meninggalnya Wanita di Hotel Asri Terkuak

FaktaNews.-(Banyuwangi)–Polisi memastikan tidak ada unsur kekerasan terhadap Mayat wanita Mutingatun, (31/8/21).

Ini diketahui, setelah mayat warga Karangdoro, Tegalsari Kabupaten Banyuwangi, berusia 47 tahun itu yang tewas dalam posisi terbaring kaku dan sudah bau busuk di atas kasur kamar hotel Nomor 03 Hotel Asri Kecamatan Genteng Banyuwangi, Jumat (27/8/21) Malam lalu dibawa kerumah sakit.

Menurut Menurut pihak kepolisian Meski pihak keluarga korban menolak dilakukan dilakukan autopsi, pihak rumah sakit telah memeriksa jasad korban dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan

Belakangan wanita paruh baya diketahui, sering menggunakan obat tertentu untuk mengurangi sakit yang selama ini dia alami.

Menurut Kapolsek Genteng, Kompol Sudharmaji, dari keterangan keluarga korban, Almarhumah sering menggunakan obat batuk melebihi dosis yang digunakan. Korban sering menggunakan obat-obat batuk dicampur dengan minuman lain untuk menambah stamina.

“Pihak keluarga sudah bisa menerima dan dikembalikan kepada keluarganya untuk dimakamkan,”katanya (31/8/21).

Sudharmaji memberi alasan kenapa polisi percaya dan yakin tidak ada unsur keterlibatan orang lain ataupun tanda-tanda kejahatan.

“Karena korban meninggal didalam kamar yang terkunci dari dalam, artinya korban sendiri yang menguncinya dari dalam,pihak hotel membuka dengan kunci cadangan,”ungkapnya.

Sebelumnya, masyarakat ramai membicarakan Mayat wanita diketahui bernana Mutingatun ditemukan sudah kaku dan membusuk di Kamar Nomor 03 Hotel Asri Kecamatan Genteng Banyuwangi, Jumat (27/8/2021) Malam.

Baca juga:  Kunker Ke Banyuwangi Menhan Prabowo Juga Disambut Bupati Ipuk Dan Hormat Ketua Gerindra

Saat ditemukan tak bernyawa warga Karangdoro, Tegalsari Kabupaten Banyuwangi, berusia 47 tahun itu dalam posisi terbaring di atas kasur, dan sudah mengeluarkan bau menyengat.

Mutingatun check in ke hotel Asri pada 15 Agustus lalu dan mestinya sudah harus sudah check out.

Informasi dilapangan menyebut, awalnya wanita itu Chek in mengunakan identitas SIM orang lain.

Dia Chek in kembali menggunakan KK sendiri karena curiga tidak kunjung chek out, petugas hotel berupaya mengetuk pintu kamar.

“Namun tidak ada jawaban dari dalam kamar. Kami hanya mendengar suara TV yang menyala,” kata salah satu karyawan di hotel Asri.

Selanjutnya pengelola hotel menggedor-gedor pintu kamar, tapi tetap tidak ada jawaban.

Akhirnya pihak hotel memberanikan diri membuka pintu menggunakan kunci ganda atau serep. Ternyata perempuan itu ditemukan sudah meninggal dalam keadaan berbaring dan mengeluarkan bau gak sedap.(*mad/kin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *