Pemkab. Banyuwangi Disorot Jual Rendah Saham Penambangan Emas dan Pemberian Discon Hingga Mencapai 28 M Lebih

  • Bagikan

FaktaNews-(Banyuwangi)–Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah memberi diskon Rp 9,5 %  dan menjual saham Pemkab, Banyuwangi yang dinilai rendah kepada PT Bahana Sekuritas.

Ini menjadi sorotan utama pada Pandangan Umum (PU) salah satu fraksi di DPRD Banyuwangi (Fraksi Demokrat) terkait Nota Pengantar Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2020, Jumat (18/6).

Menurutnya dari harga saham rendah serta pemberian discon memunculkan angka selisih cukup fantastis bila dihitung dari jumlah saham yang dijual Pemkab.Banyuwangi.

Dalam kesempatan itu, tidak disebutkan tinggal berapa saham milik Pemerintah Banyuwangi serta siapa yang mewakili pengurusan pada PT Bumi Suksesindo (BSI) selaku anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

Fraksi Demokrat (F-PD) DPRD Banyuwangi mempertanyakan Discon harga saham penjualan sebagian saham milik Pemda pada pada PT MDKA atau perusahaan induk dari PT Bumi Sukesindo (BSI) dan PT Damai Sukesindo (DSI) pada tanggal 10 Desember 2020 bernilai hampir mencapai 29 Milyar Rupiah.

“Kenapa harus memberi diskon kepada pembeli saham sebesar 9,5 persen dari nilai pembelian saham atau setara dengan nilai Rp 28,6 miliar,”Tanya Ketua Fraksi Partai Demokrat (F-PD), Riccy Antar Budaya.

Padahal menurut politisi muda partai berlambang Mercy itu, saat dibulan yang sama yaitu bulan Desember 2020 lalu harga saham berkisar Rp. 2.100 lebih per lembar.

“Kenapa harga saham dijual pada saat harganya rendah (diberi discon hingga perlembar hanya bernilai Rp 1.775 per lembar), padahal data historis harga saham selama Bulan Desember 2020 saat itu rata-rata Rp 2.188 per lembar,”rincinya.

Baca juga:  Bupati Ipuk : Guru Ngaji Perlu Ikuti Perkembangan IT Untuk Imbangi Santri

Namun demikian Fraksi ini juga mencatat ada selisih laporan dengan hasil penjualan yang rendah terkait saham pada perusahaan yang melakukan penambangan emas di gunung tumpang pitu pesanggaran Banyuwangi itu.

F-PD mencatat tanggal 15 Desember 2020, PT Bahana Sekuritas melakukan transfer hasil penjualan saham MDKA ke rekening Kas Daerah sebesar Rp 298 miliar 363 juta 854 ribu 595 rupiah.

Yang tercatat pada Laporan Realisasi Anggaran (LRA) hanya 298 miliar 078 juta 107 ribu 249 rupiah, (selisih Rp 285.747.346).

“Kejanggalan ini perlu diklarifikasi agar tidak ada praduga negatif mengenai transaksi sebagian penjualan saham milik daerah ini, (pada PT MDK),”ungkapnya.(*kin).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *