Nuansa Osing Ngunduh Mantu Wartawan Senior Banyuwangi Menarik Perhatian Publik

FaktaNews.-(Banyuwangi)– Perpaduan gaya osing dan modern dalam resepsi pernikahan atau ngunduh mantu Wartawan senior Banyuwangi Hayatul Makin SH menarik perhatian publik.

Prosesi hingga pelaksanaan pelengkap acara pernikahan anaknya, Agustira Ragman Ilhami ST. M.Art dan Dinda Tiara ST dilakukan pada Jumat siang hingga petang, (24/6/22) dikemas dengan nuansa tersendiri.

Acara dikemas cukup menarik, panduan 2 MC dengan celoteh bahasa Banyuwangi Osing dan prosesi hingga nuansa lainnya sempat jadi tema berita diberbagai media bahkan ada yang mengunggah lewat you tube.

Antusias diawali, ramainya tamu yang hadir diresepsi ngunduh mantu Jurnalis senior yang juga pengusaha ini membuat jalanan sempat macet karena kendaraan tamu hingga meluber dijalan sekitar Waroeng Kemarang.

Suasana out door sejauh mata memandang, nampak beberapa Gazebo dan rumah adat osing dipersawahan, bunyi angklung dan biola tunggal memicu rasa “kerasan” tamu yang hadir usai bersalaman memberi do’a Restu.

Diseberang pelaminan maupun bawah beberapa tamu luar daerah mengaku dari Jember, Situbondo, Probolingo, Surabaya bahkan dari Jakarta bercengkrama di gazebo berbeda maupun di beberapa tempat berbentuk rumah osing mengelompok masing-masing berlama-lama saling bercengkrama sambil menikmati menu makanan ala ndeso.

Sebagian mereka tiba di Banyuwangi semalam sebelumnya dan menginap ditempat berbeda sekitar kota Banyuwangi lalu hadir diresepsi.

Diantara tamu yang hadir juga mengaku dari Penulis dan Arsitek mengambil tempat sendiri.

Baca juga:  Sinergi Media, Faktanews Dalam Grand Opening Bersama D'Lakon

Sementara itu, sejumlah Jurnalis senior seperti Pimred Ring times, Biro Kabar Rakyat, Metrosurya, Lentera Indonesia, Jurnalnews, Irwan dari Radar Banyuwangi, pemimpin redaksi Radar Banyuwangi Syaifudin Mahmud (Aif) yang juga ketua PWI Banyuwangi nampak hadir diantara padatnya tamu antri bergiliran untuk mengucapkan do’a restu.

“Mendengar Pak Makin menikahkan anaknya disini, saya bertemu kawan-kawan datang kesini ikut berbahagia memberi do’a restu,” kata Aif.

Lain halnya Jurnalis Metro Surya Pujianto, dia mengaku merasa terkecoh, saat dari rumahnya Cluring bermaksud ada keperluan menuju Banyuwangi.

Dia tidak mengetahui sejumlah kendaraan mobil dan kendaraan roda dua terparkir hingga meluber memenuhi ruas jalan sekitar Waroeng Kemarang (Glagah) dan membludaknya tamu yang hadir merupakan acara pernikahan.

Saat melihat foto Gusti-Dinda terpampang dalam figora besar serta tayangan layar yang salah satu mempelai laki-laki nya adalah Agustira Rahman Ilhami, S.T., M.Ars. biasa dipanggil Gusti dia masih tidak mengetahui saat itu sebenarnya sedang ada acara resepsi anak wartawan senior Banyuwangi.

“Saya agak risih, saya mau ngopi dengan kang makin disuruh datang kesini (Waroeng Kemarang) saya baru tahu ketika masuk ternyata ada resepsi pernikahan anaknya karena dekorasinya ada dibawah,”kata Puji.

Pantauan dilokasi, diantara tamu yang hadir nampak  Sekdin Dinas perhubungan Ali Ruchi, Sekdin perikanan Suryono Bintang, sejumlah pejabat dinas pariwisata maupun dinas pendidikan, Direktur utama Pudam Banyuwangi Widodo, Direktur keuangan Pudam Abdurrahman serta pejabat pudam lainnya seperti Muji Suroso nampak memanfaatkan momen ini dengan ngobrol santai ditempat yang bernuansa osing tersebut.

Baca juga:  Teluk Banyu Biru atau Selanggrong dengan Pesona Bawah Lautnya yang Memukau

Sayup-sayup suara musik tradisional jawa angklung dan suara beberapa penyanyi juga membuat para tamu undangan hingga Sejumlah Kepala Dinas termasuk Kepala Dinas Pengairan Ir. Dr H Guntur Priambodo.

Pejabat Bapeda Banyuwangi Prof Dr Kundofir, Kabid Penataan Ruang PU Ciptakarya Bayu Hadiyanto, S.T. hingga dan pejabat lainnya ngobrol santai di tempat yang disediakan diacara pernikahan anak jurnalis senior yang kini menjadi birokrat muda di kementerian PU pusat Jakarta yang juga alumni pasca sarjana Universitas Indonesia itu.

Sejumlah Notaris bersama keluarga seperti keluarga Marwiyah SH Mkn, Rusli Efendi SH Mkn dan lain-lain tak ketinggalan hadir berada dilokasi pernikahan.

Puluhan pengacara maupun ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Banyuwangi, Misnadi SH Mhum juga tak mau ketinggalan.

“Kami hadir disini ikut memberi do’a restu kepada anak pak Makin, semoga terus sukses kariernya dan jadi keluarga baru yang sakinah harmonis,” kata Misnadi.

Wowok Mardianto owner Waroeng Kemarang mengatakan, dari acara resepsi pernikahan yang pernah dilakukan Waroeng Kemarang miliknya, acara pernikahan Agustira Rahman Ilhami ST, M.ars dan Dinda Tiara ST ini adalah yang paling ramai meriah dihadiri pengunjung atau undangan.

Dia mengaku awalnya mendengar undangan hanya 200, pagi hari jelang acara resepsi di minta mempersiapkan untuk sekitar 500 orang tamu.

Persiapan ekstra harus dilakukan lagi karena tamu yang hadir melebihi perkiraan kapasitas karena ternyata harus ditambah lagi menyusul tamu dari luar daerah, rekan dan keluarga mempelai diantaranya rombongan.

Baca juga:  Polresta Banyuwangi dan NU Lanjutkan Sinergitas

“Tapi lihat disana sini di Aula utama dan gazebo-gazebo semua terisi tamu resepsi, Ruang parkir kami yang luas baik yang atas hingga bawah tak muat menampung kendaraan, mobil dan sepeda motor berjajar kiri kanan diperkirakan hingga mencapai 1 km memadati di ruas jalan diluar area Waroeng Kemarang,” kata Wowok.(bea).

Koresponden FaktaNews Beatris Melaporkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.