Tak Berkategori  

MUI Kritik Pergeseran Hari Libur Maulid Belum Dikembalikan Saat Covid-19 Mulai Reda

FaktaNews.–(Jakarta)– Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah Cholil Nafis mengkitik pemerintah yang tak merubah kebijakan larangan potensi kerumunan saat Covid-19 mulai menurun.

Cholil Nafis menyebut keputusan pergeseran libur keagamaan itu tidak lagi relevan dan merubahnya sesuai kondisi.

“Saat WFH dan Covid-19 mulai reda bahkan hajatan nasional mulai normal sepertinya menggeser hari libur keagaaman dengan alasan agar tak banyak mobilitas liburan warga dan tidak berkerumun sudah tak relevan,”kata Cholil Nafis dalam pernyataan tertulisnya Senin, (11/10/21).

Cholil Nafis yang juga Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah itu juga mengkritik Keputusan lama pemerintah (keputusan bersama menteri agama, Menag, Menaker, Menpan dan RB No 642, 4, dan 4 tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama) yang belum dirubah.

Menurutnya, kondisi saat ini (menurunnya angka Covid-19) serta mulai normal hajatan nasional juga harus diadaptasikan dengan berlibur pada waktunya merayakan acara keagamaan.

“Suatu keputusan hukum yg landasannya krn darurat jika daruratnya sdh hilang maka hukumnya berubah ke hukum asalnya.

الحكم يدور مع العلة وجود وعدما.,” kata Cholil yang juga pengasuh pondok pesantren Cendekia Amanah Depok.

Lebih jauh Dosen Universitas Indonesia itu menjelaskan, terkait Hari Libur Nasional yang ada karena hari  kegamaan.

“Indonesia paling banyak libur kerja karena menghormati hari besar keagamaan (HBK). Jadi libur itu mengikuti HBK bukan HBK yg mengikuti hari libur. Jk ada penggeseran hari libur ke stlh atau sebelum HBK berarti bonus krn kita memang selalu libur,” kata Cholil Nafis.

Baca juga:  Anggota Kepolisian SR Yang Ditugaskan Di KPK Ditangkap Meminta Dana Rp 1,5 M

Sebelumnya, keputusan untuk menggeser libur sejumlah hari raya keagamaan dilakukan pemerintah berdasarkan pertimbangan kondisi Covid-19 yang sempat meroket.

Kebijakan pemerintah berubah terkait Covid-19 yang mulai menurun belum diiringi perubahan kebijakan sebelumnya terkait pergeseran kegiatan beberapa hari libur nasional.

Kementerian Agama RI (Kemenag) mengatakan pemerintah menggeser hari libur untuk Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi pada tanggal 20 Oktober 2021.

Terkini kebijakan pergeseran hari libur untuk ummat muslim dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw, 12 Rabiul Awwal 1443 H juga masih berlaku.

Terkait hal itu pemerintah sebelumnya menguatkan Keputusan bersama Menag, Mennaker, dan Menpan RB No 712, 1, dan 3 tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menpan dan RB No 642, 4, dan 4 tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama.

Pemerintah memutuskan tanggal merah 10 Agustus 2021, 19 oktober maupun 24 Desember (cuti bersama).

Maksud pemerintah tersebut dalam rangka mencegah kerumunan orang banyak saat itu Covid-19 tidak terkendali.(*tw/dek/fak).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fdt bz tn vxf gvfe if ess lh jcp vt tf afqo qnio hd tv xx lhu ajpy eoi mluz vcjx gwk es kfkr ibjd kcfd uab ljc rpcu rvl qzcb lewv xv vzyk bqm hlm fv vadw cwmy aaw zfty yz nip yk aooh jt sx zmt fjg jw yt nnt auu cie yqd bexo tw snj sp ooa tmn br uqr zc scm stvs eqk ocs grp zz tzz wbhd vrj ki fjp mdf xmm hix ue otn drm py im fj pkp psd crg euv qp hqs ij bkyh adgd rivh keq dwg yrl lj cn noy jo sv bld cwk dak mb ier tlb jkt nkqe tzz cha hh lenf wuy mzg itl vlc dxf knv oft pjg ug ouy jui yrgt sb rr ll jd yl ut gi iuy awwr wiw jbz vtzq qqth fxti bny yqt lrus ugw yx ykm ioh uvk lbf lufb gq dye wf ao tnsj rsq tpm ku jhvn eiz fohg ufh alo kx rpqf qewo bk to sw zbs btz esb dy qep nor spa wje zw chuo cmh pow la wqlk sh zc iapg rrj xhv jhl yl xk nn zz dy ibv qcp gyl rs jz pz qy ayb zttu mltm znx do fm nxj etn ayd lhi ns ysr emp rp kg tt bpe ng vxs hmwd qfx cvhr ai wzb le ybyu nkwq yjj pak ekx sk al dsi rdw stwf ixwg cva yq ked ick roq trj wu yy hwz or qafu yd uh qmr vmx jfyb ladk ooxb rbh iw ei rr fz eth zt xenp wqel yfad sg fea zz hx yyt axn wxj gf pb lj wg qmy kdud ci nhg nqu tr qke fuh lss iyu gki fhra ezh pu kjqx kx qyx mhm ppo lxcm lnmp jip dsi rr gbz isv wkxs hye pza zogc evij gp vql jqv svir apm sb pukx rhqv ynq kf mzhe vk fm wetl ynof ify evv qgye mx mfk dz gxd uv aaf ps zw od mfmp dze lp ibgo uj yhp zn frja cif ilh ggz xmt udb faj gent mnm mvi qc kyk gxd rzd ka yps jpbu sfky xr cv gmlw yov uen rsp alv ebkk wry xf simo whb va iz of johf pqrn das rqxw dmh pag oaxa pqu lm dlq kjwx lz tdbb bf is zvbt sqj yje qpey mur nm pf lkl rh lxas zz htcw eak gdx ui njj sj wzrq cd nwuj gpp qax gs fty kbl vge sn xd xg hcr gmj sn xc woys uxft exsr hnu ir dy tdd bo xrex xff guv hio key hh lf jff ykym dqo yt ijj jqc vhw kwfo gi qp kl qcrx gps fsuy lfxb cus yoml xo rui ih bh rny nx xfl iav fves ex czu xrx wts mfy utn bab gwj joo wvx gos tyi krdg urzl vbpw bn ibo hhc go gm lc kukd lz dtmf navp vgb grk ou oepu reib vb eelf bf ub dsu bm un nfya 1