Mengunjungi Technopark Budidaya Ikan Sidat Terbaik di Dunia yang Ada di Banyuwangi

  • Bagikan

FaktaNews.– Ikan sidat menjadi salah satu andalan ekspor perikanan yang ada di Banyuwangi jumlahnya mencapai 147 ton per tahun. Kualitas ikan sidat Banyuwangi merupakan yang terbaik di dunia. Dimana pengakuan tersebut datang langsung dari kementerian kelautan dan perikanan.

Hal tersebut tidak lepas dari kualitas air tawar di Banyuwangi yang begitu baik. Di Bandung sendiri hanya terdapat 10.000 PPM dalam setiap 25 miligram kandungan bakteri, unggul jauh dari Jakarta yang kandungan bakteri yang mencapai 550.000 PPM. Tidak heran jika ikan sidat dibudidayakan di daerah Banyuwangi memiliki kualitas terbaik dan diakui di dunia.

Sekilas ikan sidat memang mirip dengan belut nama ikan sidat memiliki sirip dan dada serta punggung dan dubur yang sempurna. Itu yang membuat sirip pada ikan sidat dianggap daun bertelinga. Bahkan ada juga yang menamakan ikan sidat sebagai belut bertelinga. Ada juga yang menyebutnya ikan ular lantaran bentuknya yang mirip dengan ular.

Oleh sebab itu kementerian kelautan dan perikanan menjadikan Banyuwangi sebagai proyek percontohan taman teknologi atau technopark. Technopark tersebut merupakan program pembangunan kawasan pengembangan teknologi dan inovasi dari kementrian yang yang digunakan sebagai tempat pendidikan dan pelatihan para nelayan perikanan tangkap dan juga perikanan budidaya yang memiliki potensi mendorong pengembangan bisnis baru di Banyuwangi.

Ikan sidat sendiri dipilih karena nilai ekonomi yang besar. Ikan silat juga menjadi primadona di sejumlah kandungan protein dan gizinya yang begitu tinggi yang tidak dimiliki oleh ikan lain. Itu yang menjadikan ikan sidat paling digemari di sejumlah negara terutama Jepang.

Baca juga:  Pengendara Tak Bermasker Didenda Dan Beri Masker Gratis

Budidaya ikan sidat sendiri dapat dikatakan gampang-gampang sulit. Hal tersebut juga yang membuat ikan sidat menjadi logis memiliki harga yang mahal dibanding jenis ikan lain. Diharapkan dari adanya technopark ini masyarakat dapat belajar teknologi budidaya sidat serta menangkap peluang besar yang terbuka lebar melalui ikan sidat.[fn076]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *