Mengapa Perempuan Selingkuh

  • Bagikan

Faktanews.co.id.– Bukan hal baru bila dalam ikatan pernikahan suci seorang wanita akhirnya ketahuan melakukan selingkuh dengan pria lain.

Wanita dihinggapi kecenderungan tertarik pria lain karena faktor tertentu yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan terjadi.

Situs kencan Victoria Milan mempublikasi hasil Penelitian ilmiah menemukan pola umum ketika perempuan tertarik pada pria lain.

Pola umum itu adalah ketika perempuan itu masuk usia antara 36 tahun atau ketika perkawinan dengan suaminya masuk tahun ketujuh.

Dengan asumsi mereka menikah pada usia 29 tahun rata-rata usia potensi selingkuh perempuan 36,6 tahun.

Pendiri Victoria Milan, Sigurd Vedal mengungkap faktor-faktor mengapa perempuan sudah menikah selingkuh padahal si perempuan selaku istri masih mencintai dan terikat cinta dalam perkawinan.

Menurut Sigurd Vedal, itu bisa dipengaruhi karena perempuan sebagai pasangan merasa tidak diperhatikan lagi dan rasa hormat itu memudar dari pernikahan.

“Mungkin suami mereka tidak memberi mereka perhatian dan rasa hormat yang pantas mereka terima,” terangnya.

“Sebagai seorang wanita, saya dapat membuktikan betapa pentingnya mendapatkan perhatian dan rasa hormat yang tepat dari pasangan,” ungkap Sigurd Vedal.

Sementara saat berselingkuh perempuan menemukan kembali motivasi yang sempat hilang dengan pasangannya.

“Berselingkuh dapat membantu wanita yang sudah menikah menemukan kembali semangat hidup mereka, sensualitas mereka, dan gairah fisik yang mungkin mereka lewatkan,” jelas Sigurd Vedal.

Baca juga:  Nikita Mirzani Tak Mau Sebut Nama Artis Pria Banting Stir Jadi Simpanan Karena Situasi Sulit PPKM

Gairah fhisik merupakan Fenomena  kebutuhan universal. Setiap orang mendambakan kenikmatan seksual, itu adalah sesuatu yang dimiliki miliaran dari kita (perempuan).

“Tidak peduli bagaimana caranya, banyak perbedaan lain yang mungkin kita miliki,” katanya.

Sigurd Vedal mengungkap, jika perempuan merasa diabaikan secara emosional, dia akan jauh lebih mungkin bertanya-tanya dibenaknya apakah lelaki manis di bar itu akan menganggap saya lebih menarik dari pada pasangannya (suami).

“Untuk pria, saya bisa membayangkan bahwa tidak mendapatkan cukup seks dari istri mereka akan membuat mereka mencarinya di tempat lain,” ujarnya.

Maka jika ingin istri tetap tinggal di tempat tidur dan terus berkomitmen hanya menjadi milik pasangan (suami) cobalah lebih menambah perhatian kepada wanita (istri).

Namun demikian apapun alasannya, perempuan selingkuh merupakan aib dari keluarga.

Tak sedikit perempuan utamanya yang dilandasi pengetahuan agama, lebih memilih menyesuaikan keadaan dengan berupaya memperkuat jalinan hubungan dengan pasangan dengan berbenah baik fhisik, membuat suasana rumah berbeda dan upaya lain untuk mengembalikan rasa sayang dan perhatian dari pasangan atau suami.(*fak/vim).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *