Tak Berkategori  

Melihat Motif Pria Aceh Ajak Orang Mudik Lebaran Terobos Penyekatan

Faktanews.co.id.– Video Ajakan kampanye agar masyarakat melakukan mudik Lebaran dan melawan petugas yang melalukan penyekatan Mudik Lebaran idhul fitri mengantarkan Wahidin ke penjara.

Pemilik dan pemeran video berdurasi 1 menit 10 detik beredar di media sosial itu ditangkap Kepolisian Daerah (Polda) Aceh telah menahannya.

Wahidin yang dikabarkan merupakan Mantan wakil Ketua Front Pembela Islam (FPI) Aceh tinggal di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar dinilai telah memprovokasi mengajak warga untuk menerobos larangan mudik melalui video.

Menurut Ditreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Margiyanta, hasil pemeriksaan petugas penyidik, motif Wahid membuat video tersebut karena tak suka dengan aturan yang telah ditetapkan pemerintah tentang larangan mudik.

“Tidak senang dengan pemerintah, karena pemerintah melarang umat muslim mudik dan lain-lain,” kata Margiyanta dikonfirmasi, Senin (10/5).

Penangkapan oleh kepolisian setelah beredarnya video pada akun media sosial Instagram ‘cetul.22’.

Video tersebut juga sudah diunggah oleh 1 (satu) akun Facebook atas nama Zakarya Alhanafi pada tanggal 8 Mei 2021

Dikutip serambinews Wahid diamankan di kediamannya Minggu (9/5) sekitar pukul 18.00 WIB.

Wahid dijerat Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45a ayat (2) UU ITE. Dia terancam hukuman 6 tahun penjara akibat perbuatannya.

Isi Video 

Merujuk Video berdurasi 1 menit 10 yang beredar, seorang pria yang mengenakan serban putih itu tengah berada di dalam mobil dan seorang anak laki-laki bersandar.

Baca juga:  Posko Relawan Pasangan Yusuf - Riza Dibuka

Didalam mobil jok belakangnya juga nampak seorang bersorban dan berpeci putih

Sementara pria bersombar didepan yang belakangan diketahui berinisial Whd (Wahidin) beberapa kali menyampaikan pesan kampanye agar masyarakat melakukan mudik selama masa larangan berlaku.

“Kepada saudara-saudaraku semua yang sedang mudik di mana pun antum berada, terus mudik. Harus bersama-sama, ramaikan di tempat penyekatan-penyekatan,” katanya.

Dia meminta mereka-mereka yang hendak melakukan mudik agar menerobos pos penyekatan aparat, agar masyarakat dapat menjumpai orang tua dan sanak saudara dengan pulang ke kampung halaman.

Dalam video itu, dia melontarkan kalimat pesan agar tidak takut dengan rezim setan iblis yang dikuasai oleh komunis.

“Mereka bekerja untuk komunis,” katanya.

Namun demikian hingga video berakhir dia tidak menjelaskan secara rinci siapa rezim yang dia dimaksudkan.(ser/vid/kor/fak).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *