KPK Uraikan Jumlah Milyaran Rupiah Korupsi Politikus Maming Dalam Ijin Pertambangan

FaktaNews.– KPK mensinyalir telah terjadi beberapa kali pemberian sejumlah uang dari Henry Soetio pada Maming melalui beberapa perantaraan orang kepercayaannya dan/atau beberapa perusahaan yang terafiliasi dengan Maming.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengurai konstruksi perkara yang menjerat politikus PDIP tersebut.

Alex mengatakan Maming yang menjabat Bupati Tanah Bumbu periode 2010-2015 dan 2016-2018, memiliki wewenang yang satu di antaranya memberikan persetujuan izin usaha pertambangan operasi dan produksi (IUP OP) di wilayah Pemerintahan Daerah Tanah Bumbu, Kalsel.

Dalam perjalanannya aktivitasnya dibungkus dalam formal perjanjian kerja sama underlying guna memayungi adanya dugaan aliran uang dari PT PCN melalui beberapa perusahaan yang terafiliasi dengan Maming tersebut.

“Uang diduga diterima dalam bentuk tunai maupun transfer rekening dengan jumlah sekitar RP104,3 miliar dalam kurun waktu 2014 sampai dengan 2020,” ungkap Alex.

Diketahui, setelah dinyatakan Buron karena masuk daftar pencarian orang (DPO) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan upaya praperadilan ditolak pengadilan rabu kemarin, . Mardani H. Maming, S.H., M.Sos menyerahkan diri Kamis (28/7/22).

Terhitung Kamis, (28/7/22) Maming sudah ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK pada Pomdam Jaya Guntur selama 20 hari pertama untuk proses hukum.(*cor/kin).

Baca juga:  Penikmat Kopi Harus Tahu 4 Kopi Arabika Indonesia Ini Terbaik di Dunia
Penulis: CorneliaEditor: Makin SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.