Ketika Luka Bakar di Kulit, Jangan Sembarangan Mengoleskan Sesuatu di Kulit Tersebut

  • Bagikan
Ketika Luka Bakar di Kulit, Jangan Sembarangan Mengoleskan Sesuatu di Kulit Tersebut
canva

Faktanews.co.id | Pernah ada suatu kejadian dimana seorang perempuan mengoleskan odol pada luka bakar di tangannya akibat terkena minyak padas. Namun yang terjadi justru pembengkakan pada kulit tangan perempuan tersebut.

Setelah beberapa hari, luka bakar tersebut justru semakin membengkak hingga sulit untuk disembuhkan. Dokter asal malaysia, Dr Kamarul Arifin mengingatkan agar tidak asal menggunakan odol atau pasta gigi saat terkena luka bakar dan semacamnya.

Dia mewanti-wanti untuk tidak menggunakan odol atau bahan lainnya seperti mentega, saus kedelai, telur, tepung dan bahan–bahan lain yang mengandung zat yang tidak diketahui keamanannya untuk mengobati luka bakar.

Seperti dikutip dari World of Buzz pada akun Twitternya, bahwa “bahan-bahan yang kerap digunakan dalam keperluan rumah tangga tersebut sebetulnya buruk bagi penanganan luka bakar. Jika tetap dipakai, berisiko dapat menyebabkan radang, inflamasi, dan infeksi lainnya” kata Dr Kamarul Arifin.

Itu membuat Dr Kamarul mengingatkan kembali agar tidak lagi menggunakan bahan–bahan tersebut, ditakutkan, akan menjadi seperti kasus tadi. Untuk itu, Dr Kamarul memberi solusi mengatasi luka bakar saat terkena minyak panas dan sejenisnya.

Pertama, saat terkena luka bakar baiknya tetap tenang dan jangan panik.

Kedua, segala aksesoris seperti gelang, cincin dan sejenisnya yang memicu terbakar segera dilepas, kecuali jika sudah menempel pada kulit yang terbakar.

Ketiga, segera amankan kulit atau bagian yang terbakar tersebut pada ruang yang bersuhu di bawah 25 celsius kurang lebih 15–20 menit. Itu untuk menghentikan dan mencegah terbentuknya luka baru. Namun sebaiknya menghindari batu es atau air dingin dan jangan digunakan pada kulit atau bagian yang terkena luka bakar. Hal tersebut akan memperlambat penyembuhan luka tersebut.

Baca juga:  Survei LSI Ungkap Lima Bidang Paling Koruptif Pada Instansi Pemerintah

Keempat, jangan menggaruk atau melakukan tindakan yang akan merugikan luka yang sudah sembuh menjadi terinfeksi kembali. Pastikan sudah benar–benar pulih dengan baik.[fn038]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *