Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Baru 4 Korban Teridentifikasi, 20 Saksi Telah Diperiksa

  • Bagikan

FaktaNews.-(Jakarta)– Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah berhasil mengidentifikasi empat korban meninggal dalam musibah kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang.

“Hingga hari ini, juga ada 35 keluarga korban musibah yang menyerahkan data ante mortem. Kita himbau seluruh keluarga korban meninggal lainnya untuk segera menyerahkan data-data yang dibutuhkan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjend Rusdi Hartono, dalam konferensi pers Ops DVI Kebakaran Lapas Tangerang di Pusdokkes Polri RS Bhayangkara Tk. I Raden Said Sukanto, Jumat (10/09/2021).

Hadir dalam konferensi pers tersebut, Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Thurman Hutapea. Pihaknya mengapresiasi Tim DVI Polri yang telah bekerja keras dalam proses identifikasi.

“Terima kasih kepada tim yang telah berhasil menemukan empat korban teridentifikasi dan kami siap menerima untuk kemudian segera diberikan pada pihak keluarga korban yang dipertanggungjawabkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia hingga proses pemakaman,” urai Thurman.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono, mengatakan, hingga Kamis (9/9) pihaknya telah memeriksa 20 saksi yang terdiri dari petugas Lapas Kelas I Tangerang yang bertugas saat kejadian, Warga Binaan Pemasyarakatan pada Blok C2 yang selamat, dan pendamping WBP.

“Tim laboratorium forensik masih bekerja, sudah mulai ketemu titik terang terjadinya kejadian, kemarin malam telah dilaksanakan gelar perkara, tadi pagi sudah dinaikkan ke penyidikan tindak lanjut kedepan menyiapkan administrasi untuk pelaksanaan penyidikan,” pungkasnya.

Baca juga:  Warga Gebang Tewas Tergantung di PT Rapala

Seperti diketahui, Kebakaran di Lapas (lembaga pemasyarakatan) kelas 1 Tangerang dilaporkan menewaskan 41 warga binaan pemasyarakatan (WBP),(8/9/21).

Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Rika Aprianti mengatakan, untuk penyebab kebakaran masih dilakukan penyelidikan dengan bekerjasama dengan pihak kepolisian.

“Kebakaran terjadi di blok C2. Dan sejak terjadi kebakaran, kami langsung melakukan penanganan. Kami informasikan terdapat 41 warga binaan yang meninggal dunia, 8 dirawat di rumah sakit umum daerah Tangerang dan 31 orang dirawat di klinik lapas kelas 1 Tangerang,”terangnya.(*Ihc/fak).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *