Kampung Mandar Dan Jejak Migrasi Masa Lalu Orang Sulawesi Berlabuh

  • Bagikan

Faktanews.co.id-(Banyuwangi) – Orang Mandar, seperti para tetangganya, Bugis, Makassar, dan Bajau, memiliki tradisi sebagai orang laut yang hebat.

Mereka lihai sebagai nelayan dan penjelajah laut yang berlabuh di berbagai pesisir Nusantara.

Kampung-kampung orang Mandar kemudian muncul di luar Sulawesi. Salah satunya di Banyuwangi.

Pada masa kolonial, Banyuwangi memiliki jalan bernama Boomstraat.

Jalan sepanjang satu kilometer itu menghubungkan alun-alun di pusat kota di ujung barat dengan pelabuhan di ujung timur.

Jalan ini menjadi salah satu ciri kota pelabuhan di Pulau Jawa seperti Banyuwangi.

Menurut Olivier Johannes Raap dalam Kota di Djawa Tempo Doeloe­, rumah-rumah Eropa dibangun di sepanjang Boomstraat.

Toko serba ada yang menjual kartu pos bergambar Banyuwangi juga didirikan di jalan ini.

Terdapat pula kampung-kampung nelayan seperti Kampung Melayu dan Kampung Mandar.

“Dahulu, di sepanjang Boomstraat ini banyak terdapat permukiman nelayan dari luar, misalnya Kampung Melayu tersebut dan Kampung Mandar (orang Sulawesi) yang terletak sekitar 500 meter ke arah lurus sebelah kiri jalan,” tulis Johannes Raap.

Kampung Mandar, seperti namanya, merupakan permukiman orang-orang Mandar yang datang dari Sulawesi bagian barat.

Mereka mulai berdatangan ke Banyuwangi, yang dulu disebut Blambangan, sejak abad ke-18 dan terus berlangsung hingga abad ke-19. Tujuan utamanya untuk berdagang.

Selain berasal dari kampung halaman mereka, orang-orang Mandar di Banyuwangi berasal dari orang Mandar yang telah bermigrasi ke berbagai daerah.

Baca juga:  Musim Pandemi, Shalat Idul Adha Di Rumah, Ini Naskah Khutbahnya

Beberapa di antaranya adalah mereka yang sebelumnya pindah ke pulau-pulau di Sulawesi bagian selatan seperti Pulau Baranglompo.

“Dari Pulau Baranglompo ini, selanjutnya banyak orang Mandar yang pindah ke Pasuruan, Panarukan, Banyuwangi,” tulis Mukhlis dkk dalam Persepsi Sejarah Kawasan Pantai.***

Repost : Historia.id

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *