Identitas Osing “Dalam Fenomena Banyuwangi Kekinian” Bersambung

  • Bagikan

Bag 1.

Faktanews.co.id.– Tak seperti bandara lain di Indonesia, Pemandangan tak biasa akan dijumpai ketika mendarat di Bandar Udara Internasional Banyuwangi, di Bandara ini mengusung konsep hijau dan ramah lingkungan yang pertama di Indonesia.

Terminal bandara mengedepankan konsep rumah tropis dengan penghawaan dan pencahayaan alami.

Semilir angin dan sinar matahari masuk lewat kisi-kisinya yang terbuat dari kayu ulin bekas.

Desain interior yang minim sekat juga memperlancar sirkulasi, selain itu, kolam-kolam ikan di setiap sudut terminal membuat suasana lebih nyaman dan sejuk.

Sementara di atap gedung terminal terhampar rerumputan hijau nan luas.Ventilasinya dihiasi tanaman menjuntai.

Menarik memang, Bandara Blimbingsari mengadopsi konsep atap suku asli Banyuwangi, rumah Osing atau ada yang menuliskannya Using.

Atap terminal mengadopsi penutup kepala khas masyarakat suku Osing, (Udeng).

Terdapat dua atap dengan arah berlawanan, yang menandakan keberangkatan dan kedatangan.

Lalu terdapat pula killing, kincir angin khas Osing, di depan bandara.

Banyuwangi memang membuat banyak perubahan. Citranya kian mentereng, kira-kira itu ketika warga perantau yang pulang ke kampung halaman Banyuwangi saat menjejakkan kaki memanfaatkan pesawat yang mendarat ke Bandara Blimbingsari.

Bandara ini juga pelan-pelan menopang potensi wisata Banyuwangi yang terus bergerak dinamis, jika dulu Banyuwangi hanya dikenal sebagai kota singgah sebelum bertolak ke Bali, kini menjadi kota incaran para pelancong.

Puluhan festival yang menghadirkan ragam budaya, seni, dan tradisi di Banyuwangi yang multikultural sudah menjadi magnit tersendiri bagi para wisatawan.

Baca juga:  Pembagian Wates Gunung Ijen Wes Rampong Disepakati Kabupaten Bondowoso lan Banyuwangi 

Memiliki Bandara yang beda dari daerah lain acapkali membuat wisatawan penasaran untuk mencoba menelusuri Banyuwangi masa lalu.(kor/ndu/pir).

Sumber : *Historia.

Bersambung. Bag 2. > Menemukan Wong Osing.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *