Hati-Hati : Modus Baru Penipuan Pesan Makanan Gunakan Bukti Transfer Bodong

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi )– Beberapa rumah makan di Banyuwangi akhir-akhir ini menjadi sasaran praktik penipuan dengan modus baru, yaitu memesan dengan bukti transfer palsu dan melebihkan jumlah transferannya untuk minta bantuan dibelikan pulsa.

Pemilik Pandawa Restauran Jajag Gambiran Banyuwangi, SELLY MARDIANA mengatakan pihaknya tidak mengetahui jika aksi tersebut merupakan modus penipuan

Dia tanpa sadar bukti transfer yang meyakinkan dan terlihat seperti asli ternyata hal itu modus penipu untuk meyakinkan korban.

“Orangnya mengaku bernama AHMAD MAULANA, awalnya memesan 30 kotak nasi lalu mengirimkan struk dengan visual. Bahkan jumlahnya dilebihkan hingga 200 ribu untuk meminta bantuan dibelikan pulsa ke nomer pelaku,”Dilansir dari laman facebook Radio Bintang Tenggara (Rabu, 01/12/21),

Melihat bukti transfer yang mirip asli korban tidak menaruh curiga, ia baru tahu bahwa itu modus penipuan saat akan mengirim pesanan.

Sebab di lokasi yang dikirimkan pelaku ternyata warga tidak ada yang mengenal nama AHMAD MAULANA.

“Beberapa minggu lalu sudah ada modus ini dan yang menjadi korban kerabat saya sendiri. Sekarang harus sangat berhati” apa lagi dalam permasalahan seperti ini,” komentar account facebook Vicky menanggapi.

“Sehatusnya dari awal sudah curiga klu ujung” nya suruh belikan pulsa. Kan gak mungkin sempat transfer tapi gak sempat utk beli pulsa,”kata Imamsopingi di halaman yang sama.(ndu/kin).

Baca juga:  Peran Kampung Mandar Dalam Laju Lalu Lalang Kehidupan Pesisir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.