Di Pingpong, Warga Glenmore Enam Tahun Urus Sertifikat Tidak Selesai Di BPN Banyuwangi

  • Bagikan

Faktanews.co.id.- (Banyuwangi)– Dibalik Citra terkait informasi pembagian ribuan sertifikat PTSL,  kalimat jauh dari semangat reformasi tampaknya masih tersematkan dalam layanan BPN Banyuwangi.

Perhatian pemerintah pusat untuk layanan tak otomatis merubah karakter layanan personal-personalnya yang membuat permohonan sertifikat yang memakan waktu bertahun-tahun.

Setidaknya ini dialami Asni H. Dia merinci detail pengurusan sertifikatnya hingga 6 tahun ini tak selesai di BPN Banyuwangi.

Dia menyebut, usai kesepakatan pembayaran jual beli dan biaya sertifikat 2015 lalu bukan jaminan sertifikat dalam hitungan bulan dia terima.

Kurun 6 tahun itu hingga kini dia beberapa kali harus menunggu dan dipingpong dari Notaris tempat dia mengurus jual beli (Misbah) hingga harus datang ke BPN lama jl. dr Sutomo maupun kantor BPN Baru Banyuwangi di Jl. Basuki Rahmat.

“Saya jauh ke Banyuwangi beberapa kali sudah datang kekantor BPN,” terang Asni, (8/4/21).

Jarak rumah dari Tegalharjo Glenmore ke Banyuwangi sekitar 70 Km terkadang membuatnya lelah namun tetap berharap sertifikatnya beres atau dia akan memilih melaporkan hal itu kepada yang berwenang dan pihak terkait lainnya.

Data yang diterima menyebutkan, Tanah seluas sekitar 900 M2 sudah didaftarkan ke BPN Banyuwangi dengan pemohon Sumardi (staf kantor Notaris Misbah) 25 Agustus 2016 saat itu masih kantor lama jl. dr Sutomo) Banyuwangi  kantor BPN Baru Banyuwangi di Jl. Basuki Rahmat

Didalam surat pemohonan itu juga tertera nama dan Stempel BPN Banyuwangi atas nama A Yahya.

Pada lampiran juga terdapat tulisan tangan petunjuk yang ditugasi mengukur bernama Cucuk.

Belum ada jawaban maupun klarifikasi signifikan dari Kepala Kantor BPN Banyuwangi Galih.

Kasi Hukum BPN Banyuwangi Budi Prasetyo Februari lalu kepada wartawan seperti tanpa beban sempat meminta bukti terkait pendaftaran dan berjanji akan segera menyelesaikan namun kembali sulit dihubungi dengan berbagai dalih.

Dikonfirmasi ulang Heru beralasan sibuk.”Mohon maaf, saya lagi …….. dg BPB Pusat,(red),”kata Budi.

Pantauan dan Investigasi dan data diterima selain keluhan tersebut diatas ( 6 tahun urus sertifikat tak selesai), Redaksi Faktanews juga dijubeli keluhan layanan BPN Banyuwangi lain yang rata-rata menyebut lamanya layanan serta hal lain personal-personal petugas BPN.(*kin).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *