Di Banyuwangi Kafe Beberapa Kali Melanggar Prokes Beres, Hanya Dengan Materai Ditempel

  • Bagikan

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)– Setelah Diduga beberapa kali melanggar pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19 pengelola (pemilik Kafe Heroes) mendapatkan sanksi.

Namun jangan berharap jauh pengusaha Cafe Heroes (jojo) mendapat sanksi tegas sebagai pembelajaran serta keadilan ataupun hal lain yang membuat shock terapy.

Faktanya, beberapa pelanggar prokes Covid-19 ini cukup beli materai ditempel untuk ditanda tangani dalam surat pernyataan.

Selanjutnya selesai sudah segala urusan sanksi untuk pengusaha Kafe dan tempat karaoke yang berlokasi di desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi.

“Satuan Tugas Covid-19 tingkat Kecamatan Gambiran tidak berkutik di hadapan pemilik Kafe Heroes”

Diketahui, publick sempat mencibir dan heran saat di Kafe Heroes ada gelaran pesta miras serta di iringi house musik pada Sabtu malam,(5/6/2021).

Acara itu terkondisikan, aman lancar berlangsung hingga tengah malam dengan tanpa protokol kesehatan Covid-19.

Dibeberapa Grup WhatsApp (WA) beredar video kerumunan orang seperti sedang menikmati malam Joget Party.

Tampilan orang-orang tanpa bermasker saling berkerumun, berpelukan dan berjoget bersama mengiringi dentumam musik.

“Catatan dan dokumentasi, Kafe Heroes tidak hanya sekali melanggar protokol kesehatan Covid-19,” kata PM.

Kejadian kerumunan orang melanggar prokes lainnya di Kafe Heroes, dikabarkan pernah dipergoki langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi saat melakukan sidak.

Masyarakat membandingkan ketika salah satu warga mempunyai acara perkawinan dalam kekhawatiran digerebek petugas hingga harus dibubarkan karena situasi pandemi belum terselesaikan.

Baca juga:  Cabup Yusuf Widyatmoko Terima Tongkat Kayu Sono Keling dan Serap Aspirasi Warga Gambiran

Ini belum lagi Di Kecamatan lain, hiburan kesenian tradisional yang sudah dibiayai hingga jutaan rupiah dibubarkan oleh Satgas Covid-19 karena kerumunan dan telah melanggar prokes.

“Ingat kejadian dialami grup kesenian tradisional jaranan milik Pentul beberapa waktu yang lalu,” kata Yono warga Cluring.

“Kalau dikupas keberadaan kafe heroes di Desa Jajag itu banyak sekali pelanggarannya,” kata Pam warga menginformasikan beberapa pelanggaran.

Budi Santoso, selaku Plt. Camat Gambiran yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Gambiran didampingi oleh Kapolsek serta Danramil dikonfirmasi sesaat setelah pertemuan dengan manajer Kafe Heroes mengatakan, pihak Kafe Heroes sudah menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi lagi.

Pihak manajer kafe heroes sudah membuat pernyataan tidak melanggar prokes lagi. “lucu,”kata aktivis Suparmin.(ji/kin).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *