Bimtek KPK di Banyuwangi Bertajuk “Partisipasi Masyarakat Membangun Banyuwangi Bebas dari Korupsi”

Bimtek KPK RI Dalam Upaya Peran serta Masyarakat Dalam Pencegahan Korupsi di Ballroom Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center, Selasa (14/5/24).

Fakta News.-(Banyuwangi)– Sekitar 200 peserta dari berbagai elemen masyarakat seperti ormas, organisasi kepemudaan, mahasiswa, hingga jajaran birokrasi daerah mengikuti acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Dalam Membangun Masyarakat Bebas Korupsi di Banyuwangi, Selasa (14/5/24).

Di Banyuwangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mensosialisaikan seputar pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang dampak korupsi dan upaya apa saja yang perlu dilakukan untuk turut berperan serta mengawal pembangunan agar tidak terjadi korupsi mulai pada perencanaan hingga pelaksanaanya.

Plh. Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Johnson Ridwan Ginting mengatakan, Banyuwangi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Bimtek KPK karena daerah ini dinilai memiliki potensi pembangunan yang besar. Maka Masyarakat perlu berperan serta secara aktif mengawal pembangunan daerah.

Kehadiran KPK di Banyuwangi setelah sebelumnya lembaga antirasuah melaksanakan hal sama di 28 Daerah lainnya di Indonesia.

Johnson mengatakan hingga saat ini komisi anti rasuah telah menangani 823 kasus korupsi dengan total pelaku yang terlibat sebanyak 1681 orang.

“Banyuwangi potensi pembangunannya besar, maka masyarakat bisa ikut berperan mengawal agar pembangunan dilakukan dengan jujur, adil, bermartabat, sehingga pembangunan akan memberikan manfaat besar bagi warga,” kata Johnson.

Baca juga:  Capaian Vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri Apresiasi Masyarakat Banyuwangi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *