Benteng Belgica Dan Raja Terakhir Blambangan

Faktanews.co.id.–  Dalam Perang Blambangan II tahun 1767-1768, pahlawan Blambangan sekaligus raja terakhirnya, Agung Wilis, ditangkap (28 Mei 1768).

Keputusan Pengadilan Militer Surabaya, Agung Wilis dan sahabatnya Pangeran Prabujaka (pangeran Mataram), akan dibuang ke Kaap de Geode Hoop/Tanjung Harapan di Afrika Selatan.

Sementara itu, selama menunggu angin, mereka dipenjara di Pulau Endam (Pulau Damar Besar, di Kepulauan Seribu) Batavia, bersama 22 orang tahanan lainnya.

Namun Pangeran Prabujaka tewas dalam perjalanan ke Batavia akibat infeksi luka pada kakinya.

Sesampainya di Batavia, entah apa yang merasuki Gubernur Jenderal PA. van Der Parra sehingga membatalkan rencana untuk mengasingkan Agung Wilis ke Kaap de Geode Hoop.

Baca juga:  Rapat Paripurna Digelar DPRD Banyuwangi, Ipuk Jelaskan 'Polemik' Tapal Batas Kawah Ijen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *