Tak Berkategori  

BEM UI Kritik Jokowi The King of Lip Service Mendapat Dukungan Luas

FaktaNews.- Dukungan Kepada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) semakin meluas menyusul Rektorat Universitas Indonesia yang memanggilnya  karena mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sejumlah organisasi masyarakat sipil dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) berbagai kampus organisasi masyarakat menyatakan dukungan untuk BEM UI yang mengunggah kalimat Jokowi sebagai The King of Lip Service (Raja Membual).

Koalisi beberapa organisasi Mahasiswa dan Masyarakat itu menilai panggilan rektorat kepada pengurus BEM UI terkait berani mengkritik presiden Jokowi hal itu telah memberangus kebebasan berpendapat.

“Yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Indonesia telah dijamin oleh konstitusi,” bunyi kutipan keterangan tertulis koalisi itu, Senin, (28/6/21).

“Dengan adanya surat pemanggilan oleh birokrat UI mengindikasikan bahwa aktor pemberangusan kebebasan berpendapat tidak hanya datang dari negara, tapi juga datang dari kampus. Sehingga sudah semakin nyata bahwa kebebasan sipil semakin kerdil dan menyerang suara-suara yang menyatakan kebenaran kepada publik,” bunyi keterangan tertulis 44 oraganisasi tersebut.

Greenpeace Indonesia (salah satu ormas yang mendukung BEM kritik Jokowi) melalui Asep Komarudin membenarkan rilis yang mencantumkan nama 44 organisasi sebagai pemberi dukungan untuk BEM UI.

Diketahui, ada 44 Organisasi yang memberi dukungan kepada BEM UI yang mengkritik Jokowi, diantaranya dari Aliansi BEM Seluruh Indonesia.

Bangsa Mahasiswa, Fraksi Rakyat Indonesia, Greenpeace Indonesia, BEM STHI Jentera, Bersihkan Indonesia, Enter Nusantara, BEM KM Universitas Yarsi.

Baca juga:  Inggris Tantang Italia Di Final EURO 2020

Dukungan juga mengalir dari KIKA, Aliansi BEM se-UNNES, PUSaKO FH UNAND, BEM Hukum UNHAS dan BEM UNSIL, dan Aliansi Rakyat Bergerak.

Setelah itu ada BEM KEMA FKB Telkom, BEM FISIP UNMUL, Aksi Kamisan KALTIM, BEM FH UPNVJ, BEM ESA UNGGUL, LBH pos Malang, SAKSI FH Unmul, BEM PM Universitas Udayana.

Diantara dukungan itu terdapat Serikat Mahasiswa Progresif Universitas Indonesia, BEM FISIP UI, YLBHI, dan Aliansi BEM se-Undip.

Dukungan kritik BEM kepada Jokowi juga ditunjukan AJI Jakarta, Aliansi BEM Univ. Brawijaya, BEM FH UNAND, PPMI Nasional, JATAM Kaltim, Indonesian Center for Environmental Law.

JATAMNAS, CALS, Aliansi Tolak Omnibus Law, BEM FH UI, BEM FKM UI, BEM FIB UI, BEM FPsi UI, BEM Fasilkom UI, BEM FIK UI, BEM Vokasi UI, BEM FKG UI dan BK MWA UI UM.

Sementara itu, kritik terhadap Presiden Jokowi masih bisa dilihat diakun Twitter  @BEMUI_Official.

“Semua mengindikasikan bahwa perkataan yang dilontarkan tidak lebih dari sekadar bentuk “lip service” semata,”kicau BEM UI.

Tidak itu saja, BEM UI melalui akun Twitter mereka, @BEMUI_Official, Sabtu (26/6/21) juga merinci kenapa Jokowi disebut King (Raja) of Lip Service

“Kerap kali mengobral janji manisnya, tetapi realitanya sering kali juga tak selaras.”

“Katanya begini, faktanya begitu. Mulai dari rindu didemo, revisi UU ITE, penguatan KPK, dan rentetan janji lainnya,” tulis akun @BEMUI_Official.

Baca juga:  Gisel dan Pasangan Tersangka Video Porno, Terbongkar Main Di Hotel 2017 Lalu

Komentar Netizen

Sementara itu, komentar Netizen juga tak luput berlalu lalang dunia maya.

Twitter menyindir panggilan Rektor UI kepada pengurus BEM UI dilakukan pada minggu (hari libur).

“Rektorat UI kerja di Hari Minggu. Luar biasa. Mantap nih masa depan dunia pendidikan. 🤮🤮🤮” Sindir Akun

“Mungkin UI menggunakan sistem pesantren Om, libur hari Jumat masuk hari Minggu, atau emang semangat kerja kerja kerja!!!” Kata akun lainnya menanggapi

“Padahal hari Minggu itu jadwalnya turut ayah ke kota untuk naik delman istimewa. Duduk di samping pak Kusir yang sedang bekerja, Mengendarai kuda supaya baik jalannya.
Hey !😂😁🤭,” Kata akun menimpali.

“Yg kerja hari minggu berarti pak kusir 😆😆.

Kicau sindiran juga dialamatkan kepada Rektor UI yang diketahui kini menduduki jadi Wakil Komisaris Utama Bank BRI di era Pemerintahan sekarang.

“Senin sd sabtu ngantor di bumn lah”.

Peretasan IT Pengurus BEM UI & Dukungan

Kabar terkini mengatakan, Akun aplikasi perpesanan dan media sosial sejumlah pengurus BEM UI diretas.

Akun WA Wakil Ketua BEM UI Yogie Sani sempat tidak bisa diakses dan muncul notifikasi akun tersebut sudah digunakan di HP lain.

“Pada tanggal 27 dan 28 Juni 2021, telah terjadi peretasan akun media sosial kepada beberapa pengurus BEM UI 2021,” kata Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra dalam keterangan tertulis, Senin (28/6/21).

Baca juga:  Rolling Pimpinan dan Anggota Alat Kelengkapan Dewan atau AKD Disyaratkan Waktu 2,5 Tahun

Pukul 00.56 WIB, Akun WA Kepala Biro Hubungan Masyarakat BEM UI 2021, Tiara Shafina, tidak dapat diakses. Di WA dia, tertulis bahwa akunnya telah keluar dari telepon seluler.

“Hingga saat ini, akun WhatsApp Tiara belum dapat diakses kembali,” kata Leon.

“Leon, dkk. jangan gentar. Kalian pantas muak dengan keadaan negeri. Tahu kan mengapa rektor takut dengan sikap kalian,” Cuit Faisal Basri, Senin (28/6/21).

“Para dosen ketakutan karena kalau kritis dipersulit jadi guru besar,” tulisnya lagi,”katanya.(*tem/twit/kor).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *