Kurasi  

Beberapa Hal Penyebab Munculnya Gangguan Kecemasan atau Ansietas yang Patut Kamu Waspadai

Beberapa Hal Penyebab Munculnya Gangguan Kecemasan atau Ansietas yang Patut Kamu Waspadai

Faktanews.co.id | Hampir semua orang tentu pernah merasakan cemas atau khawatir berlebihan. Namun jika kamu terus-terusan merasa cemas atau khawatir yang tidak berkesudahan walaupun tanpa adanya suatu pemicu, bisa saja kamu mengalami gangguan kecemasan.

Gangguan kecemasan atau ansietas tidak hanya sekadar melibatkan kekhawatiran atau ketakutan sementara. Jika dibiarkan maka itu tidak akan hilang dan bisa saja akan bertambah buruk seiring waktu.

Gangguan kecemasan pun ada banyak, misalnya saja panic disorder, post traumatic stress disorder, obsessive compulsive disorder, agoraphobia, atau generalized anxiety disorder.

Kecemasan atau ansietas dapat juga disebabkan oleh stres, bisa karena peristiwa besar dalam hidup atau karena efek akumulasi dari stres kecil sehari-hari. Kecemasan juga dapat datang karena kondisi medis seperti penyakit jantung, diabetes, asma atau gangguan tiroid yang perlu pengobatan.

Masyarakat umumnya kecemasan merupakan hal yang normal, namun jika kecemasan tersebut berlebihan, sudah saatnya kalau memeriksakan diri kamu ke dokter. Dan berikut merupakan beberapa hal yang menjadi penyebab munculnya gangguan kecemasan.

Kondisi medis

Salah satu penyebab gangguan kecemasan atau ansietas yakni kondisi medis. Dan berikut beberapa kondisi medis yang dapat dikatakan dengan gangguan kecemasan, seperti: penyakit jantung; diabetes; gangguan pernafasan seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK); nyeri kronis atau sindrom iritasi usus, dan; tumor langka memicu produksi hormon adrenalin atau hormon tertentu lain.

Baca juga:  Inilah Beberapa Larangan yang Tidak Boleh Kamu Lakukan Ketika Bercinta

Stres karena penyakit tertentu

Penyakit serius yang memicu perasaan takut atau cemas berlebihan terutama menyangkut kematian dapat menjadi penyebab. Misalnya biaya pengobatan, peluang untuk sembuh, atau dampak akibat penyakit dikemudian hari juga menjadi faktor yang dapat menyebabkan gangguan kecemasan.

Kondisi kafein berlebih

Apa yang kamu konsumsi ternyata cukup berpengaruh terhadap turun dan naiknya emosi, salah satunya yakni mengonsumsi kafein. Kafein akan menyebabkan perubahan sensasi fisik yang dikhawatirkan menjadi awal serangan kecemasan atau menjadi pemicu serangan panik.

Mengkonsumsi lebih dari 400 mg kafein sehari akan membuat kamu mengalami stimulasi berlebihan dan membuat kamu menjadi cemas. Ini juga yang dapat memicu munculnya gejala seperti detak jantung yang kian cepat, mual dan sakit perut.

Alkohol dan obat-obatan terlarang

Alkohol dapat menyebabkan serangan panik yang dapat mengganggu sistem saraf pusat. Itu akan membatasi kemampuan otak untuk menenangkan pikiran dan tubuh kamu. Tidak disarankan untuk mengonsumsi alkohol maupun obat terlarang dalam kondisi apapun. Hal tersebut juga akan memperparah kondisi tubuh yang sedang stres.

Dan itulah beberapa penyebab munculnya gangguan kecemasan atau ansietas yang patut kamu waspadai.[fn069]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.