800 Personil Keamanan Untuk Pengamanan Kunjungan Wapres Ma’ruf Amin di Banyuwangi

  • Bagikan

FaktaNews.-(Banyuwangi)– Apel gelar pasukan dilakukan dalam rangka strategi persiapan pengamanan Wakil Presiden Ma’ruf Amin (RI-2) dan rombongan VVIP di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Gelar pasukkan ini dipimpin langsung oleh Kolonel Inf Irwan Subekti Danrem 083/ Baladhika Jaya bertempat di Lapangan Blambangan Kelurahan Kepatihan Kecamatan Banyuwangi Rabu 20-10-2021

Dalam pengamanan orang no 2 di Indonesia ini melibatkan 800 personel yang berasal dari berbagai satuan dan instansi yakni Kodim 0825 Banyuwangi, Lanal Banyuwangi, Polres Banyuwangi, Kaveleri, Yonif 500/R, Yonif 527/BY, Zipur 5, Yonif 516, Brimob Polda Jatim, Damkar, Dishub dan Satpol PP.

Apel gelar pasukan dilaksanakan dalam rangka pengecekan kesiapan pasukan pengamanan baik secara perorangan maupun satuan sesuai prosedur tetap (protap) VVIP sehingga dalam pelaksanaannya nanti tidak terjadi tumpang tindih maupun salah prosedur

Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Inf Irwan Subekti Danrem 083/Baladhika Jaya menilai kunjungan kerja Wakil Presiden RI. Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin di wilayah Kabupaten Banyuwangi diharapkan berjalan aman dan kondusif.

Rencananya Kunjungan RI 2 akan berlangsung pada Kamis, 21 Oktober 2021.

Sebelum mengunjungi di Pemkab Banyuwangi, Mall Pelayanan Publik dan beberapa tempat lain di Banyuwangi, pada jam berbeda Wapres KH Ma’ruf Amin mengawali mengunjungi pondok pesantren sukorejo, Situbondo.

“Diharapkan seluruh personil tahu tugas dan tanggung jawabnya, siapa berbuat apa semoga kita semua dapat menjadi pelindung se aman amannya dalam melindungi simbol negara” ujar Danrem 083

Baca juga:  Semangat Yatim Piatu Raudlatul Jannah Memaknai Kelahiran Nabi Muhammad Yang Yatim Piatu

Sementara itu Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, S.I.P., M.I., Pol. menyampaikan Apel Gelar Pasukan ini merupakan sebagai sarana untuk melaksanakan tugas negara sebaik baiknya serta menjalin koordinasi yang aktif antar seluruh elemen terkait.

“Kita berupaya menjaga simbol negara sebaik baiknya banyak elemen masyarakat dan pemerintah untuk koordinasi agar untuk kelancaran kunjungan” tegas Yuli Eko.(*).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *