62 Warga Binaan Jadi Santri Mengaji Cepat Dan Tepat

FaktaNews.-(Banyuwangi)– “Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Habib Husein di Lapas Banyuwangi ini lagi, tidak bosan-bosannya untuk bertatap muka demi Warga Binaan dan kelangsungan Program yang insyaAllah berkah dan mulia ini,” Kata Kepala Lapas IIA Banyuwangi, Wahyu Indarto.

Ini disampaikan, Wahyu Indarto terkait kolaborasi Pondok Pesantren At-Taubah dengan Lapas Kelas IIA Banyuwangi Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur dengan Yayasan Alafkar Amalillah Surabaya perdana dilaksanakan pertama kali hari Senin (06/06) di Masjid At-Taqwa Blok Timur Lapas Kelas IIA Banyuwangi.

Di informasikan, sebanyak 62 orang Warga Binaan sudah berkumpul dan siap untuk menerima materi pembelajaran Program Mengaji Cepat dan Tepat  tersebut.

Dia memotivasi Warga Binaan untuk bersyukur terhadap Allah SWT karena masih bisa menginstrospeksi diri dan menuntut ilmu meskipun saudara-saudara Warga Binaan ada di Lapas.

“Saya berharap peserta punya rasa semangat tinggi untuk menimba ilmu kepada pengasuh yang hadir nantinya,“ kata Wahyu.

Menurutnya, program ini bertujuan agar disaat warga binaan bebas nantinya sudah siap untuk bermasyarakat kembali

Dalam acara yang dimulai pada pukul 09.30 itu hadir pula pengasuh dan pembina Yayasan Alafkar Amalillah Surabaya, Habib Husien beserta santrinya.

Sementara itu, Habib Husein selaku pembina dan pengasuh juga  memberikan semangat dan motivasi agar peserta terus konsisten mengikuti program ini.

“Ini program bagus dan nantinya tidak berhenti pada saat santri warga binaan kembali di tengah-tengah masyarakat,  sejatinya sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang mengajarkan ayat-ayat suci Al-Qur’an kepada sesamanya,”terang Habib Husein.

Baca juga:  Peringati Hari Lansia Dihadiri Pemerintah Hingga Purnawirawan dan Veteran 

Lebih jauh dia berharap, stigma negatif terhadap istilah “ Mantan Narapidana“ akan hilang bila santri warga binaan ikut bersama-sama mengajarkan ilmu yang sudah didapat. (*HL/kin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.