16 Bulan Harun Masiku Jadi Buron KPK

  • Bagikan

Faktanews.co.id.–Pertanyaan publik kemana Buron Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap Harun Masiku sekarang ada dimana, Apakah KPK tidak bisa bisa mengejar, tidak bisa menangkapnya masih mengusik keadilan di negeri ini.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masa lalu yang berhasil memburu dan membawa Nazarudin politisi Demokrat yang ditangkap di kolombia beberapa waktu lalu seperti kehilangan nyali saat ini.

Pertanyaan publik saat ini kemana Buron Komisi Pemberantasan Korupsi kasus suap Harun Masiku, sekarang ada dimana, apakah KPK tidak bisa mengejar, tidak bisa menangkapnya rangkaian pertayaan ini masih mengusik keadilan di negeri ini.

Harun Masiku sudah diendus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setidaknya ini disampaikan Kepala Satgas Penyelidik KPK, Harun Al Rasyid

Harun bersuara melalui tayangan Catatan Najwa bertema ‘Kesaksian Eksklusif Penyidik KPK soal Posisi Harun Masiku: Di Balik Layar Mata Najwa’, Harun Al Rasyid menyebut ada sinyal keberadaan Masiku di Indonesia.

“Ada (di Indonesia), sinyal itu ada,” kata Harun.

Kalau sudah tahu, kenapa nggak langsung diringkus ya.

Mantan anggota DPR RI FPAN, Abdillah Toha menilai belum ditangkapnya Harun Masiku menjadi wujud kegagalan aparat hukum yang sudah buron selama 16 bulan.

“Sudah 16 bulan politisi PDIP yang buron ini belum tertangkap. Menakjubkan kegagalan aparat kita. Tidak jelas apa masih hidup atau sudah mati,” kata Abdillah dalam cuitan di akun Twitternya.

Baca juga:  Dua Jenderal Tersangka Suap Satu Tidak Ditahan

Diketahui, Harun Masiku buron yang seperti dibiarkan.

Harun Masiku rangkaian benang merah berkaitan kasus sua eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan di KPK

Kelanjutan kasus Harun Masiku diduga terkait dengan sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Hasto mengupayakan agar jatah suara yang diterima Nazaruddin Kiemas, caleg PDIP yang meninggal sebelum pencoblosan, dialihkan ke Harun Masiku.

Ketua DPP Partai Gerinda Iwan Sumule seperti dikutip Warta ekonomi mengatakan, jika merunut kesaksian para tersangka yang sudah ditangkap KPK seharusnya menyeret Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

“Jika lihat kronologis suap KPU, mestinya (Sekjen PDIP) yang ditersangkakan KPK. Bukan Harun Masiku,? katanya kepada wartawan, Senin (10/2/20). Waktu itu.(war/*/pim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *