Yunus Resmi Ditahan Polres Banyuwangi

Yunus Resmi Ditahan Polres Banyuwangi

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Dalam suasana seperti rasa saling menghormati, Polres Banyuwangi akhirnya resmi menahan aktivis M. Yunus Wahyudi (43) Jumat Malam,(17/11/2017).

Warga Dusun Kaliboyo, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur itu sebelumnya sudah menjadi tersangka pasal 45 a (2) sub pasal 45 (3) UU RI No. 19 tahun 2016 Tentang Perubahan UU RI No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun dan maksimum denda 1 Milyar.

Pasal tersebut, menyusul laporan Ketua dan Pengurus PCNU Banyuwangi KH Maskur Ali dan H Nanang Nur Mahmudi yang dituduh menerima dana dari perusahaan penambangan emas di Gunung Tumpang Pitu Pesanggaran, PT BSI.

Yunus dilaporkan delik pencemaran nama baik dan UU ITE pada 25 September 2017 lalu oleh Tim Pengacara LKBH NU Banyuwangi.

Mereka yang berseteru sempat melakukan perdamaian namun proses hukum tetap berjalan.

Sebelumnya Yunus sempat 3 kali tidak menghadiri surat panggilan sebagai tersangka pihak penyidik Polres Banyuwangi dan akhirnya dinyatakan sebagai DPO.

Yunus bertemu dengan sejumlah petugas Resmob Polres Banyuwangi, disalah satu warung di sekitar Desa Sempolan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember Jum’at Siang sekitar pukul 13.00 WIB. (17/11).

Yunus bersama tim Resmob Polres Banyuwangi tiba sekitar pukul 15.15 WIB langsung menuju di ruang pidana umum (Pidum) Satreskrim Polres Banyuwangi.

“Ya mas, Tsk Yunus di ketemukan oleh Team Resmob yang sudah hampir 1 minggu mencarinya di daerah Jember,” Kata Kasatreskrim AKP. Sodik Efendi, Jum’at malam, (17/11).

Badawi SH dan Bomba Sugiarto SH.Mhum nampak di Polres Banyuwangi.

“sebenarnya Mas Yunus akan menuju Polres Banyuwangi, namun sebelumnya Yunus masuk warung bermaksud makan, saat di warung makan Nusantara didaerah Sempolan Jember, dia bertemu dengan Resmob dan akhirnya bersama -sama ke Banyuwangi menuju Polres,” Jelas Badawi.

Sementara itu, di dalam Ruang tahanan Polres, Yunus mengaku kondisinya baik dan sehat.

Pukul 20.00 nampak istri dan anak laki-lakinya berkisar usia 6 tahun menjenguk di sel tahanan.

“Alhamdulillah Mas (Yunus) sehat,” kata istrinya singkat. (ver/vi/kin).

foto: Kanit Pidum Ipda. Lutfi dan M.Yunus.

Komentar

comments