Usai Kencan Dilosmen, Janda Perkarakan Brondong

Usai Kencan Dilosmen, Janda Perkarakan Brondong

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)– Seorang Brondong harus berurusan dengan polisi menyusul laporan Janda yang pernah dikencani tidak terima kalau akhirnya diperas.

Janda TH (47) mengaku menjadi korban pemerasan Berondong BW asal Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

Kepada Polisi Si Janda TH mengaku berkenalan dengan brondong masih berusia 22 tahun itu lewat akun Instagram (IG).

Setelahnya terjadi komunikasi intens selama dua hari, berujung kencan di kamar sebuah Losmen di Rogojampi sekitar pukul 20.30 Wib, Sabtu (23/11/2019) beberapa waktu lalu.

Setelah kencan, Brondong BW meminjam handphone (HP) Si janda dan dibawa pulang.

“Tersangka meminjam HP korban, selanjutnya pamit menemui kawannya,” ungkap Kapolsek Rogojampi, Kompol Agung Setyo Budi, Rabu (4/12/2019).

Utak atik terhadap HP Samsung itu, Brondong BW menemukan data delapan foto bugil si Janda yang digunakan Brondong BW untuk  mengancam janda tersebut.

Brondong Pekerja buruh harian lepas itu, mengancam akan menyebarluaskan 8 foto bugil Si Janda melalui WhatsApp dan Facebook milik pelapor bila permintaan tidak dituruti.

Akibat ancaman itu, Si Janda sempat mentransfer uang Rp. 200 ribu yang ditransfer ke rekening Brondong.

Ironisnya, setelah ditransfer HP milik janda tersebut tidak dikembalikan, selanjutnya nomor WhatsApp milik Sijanda tidak diaktifkan.

“Korban merasa dibohongi diperas  melaporkan kejadian tersebut, Polisi juga sudah amankan 2 Unit HP Samsung, 1 unit HP Nokia, 1 lembar slip bukti transfer, dan uang tunai Rp. 200 ribu untuk barang bukti,” jelas Agung.

Pelaku dijerat pasal 27 ayat (1) dan (4) juncto pasal 45 (1) dan (4) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Sub Pasal 369 ayat (1) KUHP.

“Kita jemput dirumahnya, kita introgasi (Brondong DW) mengakui, tersangka berikut barang bukti dibawa ke Polsek Rogojampi untuk proses lebih jauh,” pungkasnya.(ro/kin)

Komentar

comments

Tagged with