Usai Hearing Bangunan Permanen Di Area Kawah Ijen, Kepala BBKSDA Kabur

Usai Hearing Bangunan Permanen Di Area Kawah Ijen, Kepala BBKSDA Kabur

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Sikap tak wajar diperlihatkan Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Jawa Timur, Ayu Dewi Utari.

Ini nampak ketika usai di Hearing DPRD Utari menolak dan tak mau memberikan penjelasan kepada wartawan terkait pembangunan permanen di puncak Gunung Ijen yang berbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso.

Utari justru mencoba kabur bersama tiga stafnya dan mengindar dari kamera wartawan sambil mengebrakan pintu mobil dinas berplat nopol W 8211 NP untuk segera keluar dari gedung kantor DPRD Banyuwangi.

Kedatangan Utari ke Banyuwangi atas panggilan hearing di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Kabupaten Banyuwangi untuk memberikan penjelasan akan pembangunan permanen di puncak Gunung Ijen yang saat ini masih berlangsung.

Digedung DPRD Utari yang datang bersama tiga stafnya di sambut kelompok masyarakat yang menolak akan pembangunan permanen yang berada di puncak ijen karena dinilai tidak layak dan mengganggu ke alamian gunung ijen apalagi BBKSDA selaku balai konservasi seharusnya lebih tahu hal itu.

Hearing yang di pimpin anggota DPRD Banyuwangi,Salimi berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 16.51 sempat panas.

Sementara itu, Utari bersikukuh berdalih pembangunan di ijen untuk melengkapi keamanan dan sudah direncanakan sejak tahun 2000 lalu.

Di ungkapkan tentang pembangunan di puncak ijen melanggar peraturan kehutanan, Utari hanya diam dan tetap berdalih untuk keamanan pengunjung kawah gunung Ijen.

Terkait hal ini, anggota DPRD Banyuwangi berjanji akan terus mengawal aspirasi masyarakat tentang persoalan pembangunan ijen.

“KIta terus menjembatani masyarakat agar bagaimana hal terbaik masyarakat meminta agar pembangunan ijen tidak di lakukan permanen dan bangunan tidak di puncak ijen dan tidak permanen,” jelas Salimi.(nov/kin).

Komentar

comments