Ujian Nasional Bukan Mutlak Penentu Kelulusan

Plt.Kadiknas Drs Sulihtiyono MM

Plt.Kadiknas Drs Sulihtiyono MM

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Ujian Nasional (UN) yang serentak dilaksanakan senen (13/4) di seluruh Indonesia di ikuti 7,3 juta siswa dan siswi sekolah menengah atas. Dalam aturan terbaru 2015 kelulusan siswa tidak mengikat pada nilai UN melainkan masih ditambah nilai dari raport.

UN hanya media untuk evaluasi belajar anak bukan syarat utama untuk kelulusan hal ini sangat menguntungkan karena murid tidak kebebanan nilai yang terfokus pada hasili UN.

Plt Kadis Pendidikan Banyuwangi, Drs. Sulihtiyono MM mengatakan, dalam penilaian kelulusan tidak terkait hanya pada nilai ujian nasional, melainkan nilai dari raport siswa baik melalui nilai semester cawu atau nilai yang lain.

Oleh karenanya dengan metode ini siswa yang cerdas memang sudah teruji disekolah masing-masing, keuntungan lain dari metode yang baru, bila pada saat ujian siswa tidak ikut UN karena sakit, maka dengan metode baru, siswa tidak perlu kuatir nilai UN akan jeblok bisa lulus dengan nilai rapot yang bagus.

“Untuk persentase dari kelulusan siswa 80% di ambil dari niali rapot sisanya 30% dari nilai ujian nasional (UN)”katanya

Sulih memgatakan dalam ujian nasional pilihan ganda juga di hapus melainkan pakai ISI menambah mengembangan nalar otak dari siswa.(makin).

Komentar

comments

Tagged with