Tunggu Sanksi Berat Dua Oknum Polisi Ajak Abg Pesta Miras dan Diduga Asusila

Faktanews.co.id.(Banyuwangi)- Meski ramai dibicarakan kasus dua oknum polisi yang mengajak pesta miras dua gadis masih sekolah Abg dan dua rekannya lain juga terjadi kasus asusila.

Namun Kasi Profesi Pengamanan propam Polres Banyuwangi Ipda L kurniawan membantah salah satu oknum polisi anggota Polsek Tegaldlimo tersebut, Hadi Kasan juga melakukan tindakan tidak senonoh ke pada R (16) di kebun jeruk.

“gak benar itu yang ada di koran tentang asusila itu masih dugaan kita masih melakukan pengamanan internal saja, koran itu belum klarifikasi ke saya ” Kata Kurniawan di ruang kerjanya.(18/4).

Bantahan Kasi propam itu berbeda dengan bukti pengakuan salah satu korban R yang kini tersebar di kalangan LSM maupun rilis berita wartawan di Banyuwangi.

Sementara itu Kapolres Banyuwangi, AKBP Agus Yulianto, melakukan tindakan cepat dan tegas Yudo dan Kasan, Selain melakukan pemeriksaan secara marathon, keduanya telah ditahan di sel khusus.

“kita tidak toleransi kasus seperti ini,” katanya, (17/4/2017).

Bahkan seharian sejak pagi di bawah terik matahari, kedua polisi berpangkat Aipda dan Brigadir tersebut telah mendapatkan hukuman di lapangan Mapolres.
Keduanya dihukum disetrap dengan berdiri di halaman Polres memanggul tas ransel dan helm baja bertuliskan pelanggaran.

Soal sanksi dari insitusi kepolisian, apakah sanksi berat terhadap keduanya, penurunan dan penahanan kenaikan pangkat, dipindah ke luar kota hingga pemecatan masih menunggu sidang Propam.

“Sidang disiplin dan sidang kode etik kita berlakukan. Kami tidak akan melindungi anggota yang salah. Tetap kita hukum sesuai dengan bobot kesalahannya,” katanya.

Seperti diketahui, korps Polisi Banyuwangi tercoreng oleh dua oknum polisi pesta miras dengan mengajak empar wanita abg, dalam pesta miras juga terdapat nama dua oknum dari Perhutani

Dua pelajar dibawah umur ini, bersama dua temannya, N, warga Desa Kedunggebang dan F, warga Kutorejo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, diajak minum minuman beralkohol oleh dua anggota Polsek Tegaldlimo, Kasan dan Yudo, serta dua Mandor Perhutani, Sogol dan Kusno, sejak Sabtu sore.

Pesta minuman dilakukan di sebuah gubuk kebun jeruk di daerah Kalipait tersebut berakhir hingga malam hari.

Akibat minum miras R dan N teler berat, sedang dua temannya juga dalam kondisi mabuk.

Yang sulit dipahami, saat kedua pelajar tak sadarkan diri, empat pria dewasa yang sama – sama sebagai abdi negara tersebut justru meninggalkan kedua ABG kandang sapi milik warga Ren, di Dusun Sidomulyo, Desa Sumberberas.

Dalam kejadian itu dikabarkan R sempat diraba-raba dan diciumi oleh salah satu oknum polisi sebelum akhirnya ditinggalkan dalam keadaan pingsan.

Ren yang mengetahui ada dua abg, R siswa SMA di Tegaldlimo dan N siswa MTs di Kecamatan Cluring dan N pingsan, meminta tolong warga lainnya untuk membawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Sumberberas. (15/4). (mas/kin)

Komentar

comments

Tagged with