Timnas U- 19 Benahi finishing dan Individual defending

     

Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri

Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri

                                   Pelatih Perhatikan kelemahan Semua lini Garuda Jaya, Utamanya lini belakang.

Faktanews.Sport– Pelatih Indra Sjafri, mengatakan, saat ini latihan Timnas U-19 banyak memfokuskan pemain untuk memegang bola. Indra juga memfokuskan menginstruksikan latihan operan efektif.

Menurut pelatih berusia 51 tahun ini, latihan skuad Garuda Jaya mengacu tahapan-tahapan yang di gunakan untuk evaluasi dalam   latihan berikut.

“Latihan mengacu kepada periodesasi. Periodesasi mengacu kepada tahapan, tahapan mengacu kepada event. Tim kami fokuskan dulu bisa pegang bola, jadi nanti bisa 600-700passing dalam satu pertandingan. Tadi anak-anak kami ajarkan bagaimana through pass dan juga killing pass,” terang Indra.

Namun, Indra juga menganggap, Maldini Pali Cs tak cukup hanya dengan kemampuan pegang bola. Persoalan lain Timnas -19 lainnya adalah mengenai finishing dan individual defending, yang menurut Indra terus dicari solusinya.

“Persoalan lain banyak, finishing masih, individual defending, dan tuduhan pemain kami emosional itu tidak berdasar, karena berdasarkan tes tidak menunjukkan hal itu. Tapi, ada perbaikan dalam pertandingan lawan Lebanon, itu hasil dari evaluasi kami,” papar pelatih asal Sumatera Barat ini.

Terkait lemahnya finishing dan siapa pemain lini depan yang paling ideal, Indra menolak membicarakan hal itu saat ini. Sebab, dia berpendapat, masih banyak waktu untuk dilakukan perbaikan, dan hasilnya dilihat saat Tur Eropa pada Agustus 2014.

“Idealnya nanti, bisa dilihat saat Tur Eropa. Di situ habisnya upaya kita, jika tidak bisa, berarti perlu diperbaiki dari usia muda. Apa yang kami dapat sekarang, ya inilah skill-nya,” ungkapnya.

“Kami tidak salahkan siapa-siapa untuk kondisi ini, tapi ke depan saya berharap support dari semua pihak. PSSI sekarang juga telah banyak melakukan pelatihan-pelatihan sebagai bentuk dukungan untuk pembinaan usia muda,” ujar dia.

Namun Hansamu Yama Pranata Bek tengah Timnas Indonesia U-19, mengakui semua lini Garuda Jaya masih memiliki kelemahan.  terutama lini belakang yang digalangnya belum maksimal. 

“Dari keseluruhan tim, lini belakang yang masih kurang dan bermasalah. Kami harus bisa mengantisipasi pressure lawan,” terang Hansamu kepada wartawan seusai sesi latihan sore di Lapangan Pelita Harapan, Karawaci, Selasa 3 Juni 2014.

“Tapi, bukan hanya lini belakang, lini tengah, dan depan juga masih butuh perbaikan, karena setiap lini punya peran dalam menghalaupressure lawan,” sambungnya.(Fn)



Komentar

comments

Tagged with