Tersangka Kasus Bedah Rumah Mangkir

Bedah Rumah (ist)

Bedah Rumah (ist)

Faktanews.co.id (Banyuwangi)- Salah satu tersangka kasus bedah rumah, mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri Banyuwangi. Tersangka SL yang mestinya di jadwalkan harus hadir rabu (¼) dalam pemeriksaan namun yang bersangkutan sedang di luar kota.

Pemanggilan saksi dan tersangka intens kembali dilakukan kejaksaan guna menindak lanjuti proses hukum yang sebentar lagi akan memasuki tahap berikutnya, dan tinggal menunggu waktu berkonsekwensi menjadikan tersangka di tahan.

Perlu di ketahui kasus bedah rumah di kelurahan Banjar Sari Kec gelagah Kab. Banyuwangi menetapkan dua tersangka Anggrid Marjoko selaku kabid di lingkungan dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Suliono sebagai pendamping pelaksanaan bedah rumah Kelurahan Banjar Sari.

Kelurahan Banjarsari Kecamatan Glagah Banyuwangi pada program bedah rumah APBN tahun 2013 di Kelurahan Banjarsari senilai 945 juta untuk 146 unit rumah dengan masing-masing mendapat anggaran Rp. 7,5 juta.

Dana tersebut ditransfer langsung ke rekening masing-masing KK penerima selanjutnya Dana tersebut mestinya harus langsung diteruskan kepada Misri pemilik toko (UD) Pondok Tresno selaku penyedia bahan material bangunan.

Hasil investigasi di lapangan ternyata, masyarakat hanya bertanda tangan saja, dana tersebut justru diminta Suliyono, patalnya dalam pemeriksaaan di Kejari Banyuwangi bahan hanya terbayar dengan rekening koran sekitar Rp. 162 juta.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat juga hanya menerima Semen 3 sak, pasir 1 pik up batako 50 biji. Keterkaitan Angrid pada kasus tersebut menyusul dugaan yang bersangkutan menerima dana namun ketika program tersebut menjadi kasus hukum dana tersebut dikembalikan.

Kasipidsus Kejari Banyuwangi Arief Abdillah mengatakan, kemarin sudah melakukan pemanggilan kedua tersangka. Dalam pemanggilan kedua tersangka salah satu dari dua tersangka mangkir dari panggilan karena masih ada urusan di Surabaya,” katanya.(makin)

Komentar

comments

Tagged with