Terpidana Narkoba Tagih Kembali Dana Jasa Penasehat Hukum

Faktanews.co.id (Banyuwangi)- Sial menimpa Johan Prasetyo Warga Desa Sraten, Kecamatan Cluring. Saat itu dia yang masih tersangka Narkoba akibat penangkapan oleh Satuan Reserse Narkoba.

Sejatinya dia menggunakan jasa seorang pengacara agar bisa mendampingi perkaranya sampai selesai, namun jangankan didampingi dalam proses hukum tidak dia dapatkan sama sekali, hanya ingin ketemu langsung sang pengacara, sri Wuryanti  tak kesampaian.

“Saya ini sudah jatuh masih tertimpa tangga pula, saya ditangkap oleh Satreskoba banyuwangi perkara Narkoba jenis sabu – sabu dan dtahan di Rutan Polres Banyuwangi”, Tutur Johan membuka pembicaraan terhadap media.

Diakui dirinya melalui istri Hannan, sepakat soal nilai jasa Sri Wuryanti, SH dengan Rp 40.000.000,-. sebagai ongkos jasa mendampingi mulai dari penyidikan Polisi sampai kepersidangan dalam perkara kepemilikan sabu – sabu.

“Dengan rincian Rp 40.000.000,-. kesepakatan bersama tapi pada tanggal 3 Mei 2016 saya titip uang sebesar Rp 20.000.000,-. sebagai uang titipan untuk perkara saya”, jelasnya.

Karena tak dapat layanan hukum dari Sri Wuryanti Saat ini Djohan masih berupaya meminta kembali dana 20 juta tersebut. namun saya keberatan karena

“selama ini saya didampingi oleh pengacara Negara dan saya tetap memohon dana sebesar Rp 20.000.000,-. yang saya titipkan hingga saat ini belum pernah dikembalikan dan saya pun membuat laporan kepada ketua DPC Peradi,” katanya.

“memang surat sudah kami terima, bu sri sudah kami hubungi beberapa kali kami hubungi, saya ingin mediasi persoalan ini.,”kata ketua Peradi Banyuwangi, Misnad. (10/2). (su/kin)

Komentar

comments

Tagged with