Terkait Buron 11 Tahun Djoko Tjandra, Pengacara dan Jenderal Polisi Terancam Penjara

Faktanews.co.id.– Didampingi Divisi Hukum Polri dalam menghadapi proses pidana mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus Pidana penerbitan surat jalan Djoko Tjandra di Bareskrim Polri.

Dalam hal ini Brigjen Prasetijo Utomo saat menjabat Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri, mengaku menolong dijerat dengan pasal tentang pembuatan dan penggunaan surat palsu buron tersangka pembobol bank (cessie alias hak tagih) Djoko Tjandra dan menghalangi penyidikan dengan menghancurkan barang bukti.

“Hari ini, tanggal 30 Juli 2020, pukul 12.00 WIB, BJP PU didampingi oleh staf Divisi Hukum Polri diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik Bareskrim Polri,” terang Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono dalam konferensi pers daring di akun Youtube Tribrata TV pada Kamis (30/7/2020).

Lebih jauh dalam kasus ini, Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri juga telah membuka proses penyelidikan dugaan aliran dana Djoko Tjandra ke BJP PU terkait terbitnya surat jalan untuk buronan kasus cessie Bank Bali yang dikabar baru saja tertangkap Kamis malam,(30/7).

“Sedangkan Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri saat ini telah membuka penyelidikan terkait kemungkinan adanya aliran dana pada pusaran kasus surat jalan Djoko S Tjandra,” tandas Awi.

Pengacara Djoko Tjandra Tersangka

Sementara itu, berdasar bukti dan pemeriksaan 23 saksi Bareskrim Polri juga telah menetapkan pengacara buron Djoko Tjandra, Anita Kolopaking, sebagai tersangka.

23 saksi yang diperiksa penyidik dalam kasus Buron Tersangka Pembobol Bank Bali adalah 20 saksi di Jakarta dan 3 saksi di Pontianak, Kalimantan Barat.

“Malam ini saya ingin meng-update kasus berkaitan dengan Djoko Tjandra. Saya meng-update berkaitan dengan penetapan tersangka Saudari Anita Kolopaking,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2020).

Penyidik juga telah menyita barang bukti, antara lain surat jalan serta surat keterangan pemeriksaan COVID-19 dan kesehatan atas nama Djoko Tjandra.

Sebelum menjadi tersangka, Polri telah mendahului pencekalan terhadap pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking. Pencekalan itu terhitung sejak Rabu (22/7).

“Nggak apa-apa, nggak ada yang aneh, buat saya itu semua yang dijalankan itu adalah hal yang wajar,” kata Anita kepada wartawan di Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/7). (de/hay).

Komentar

comments