Telat Bayar Bunga, Karyawan KSP Milan Datang Bawa Sejumlah Polisi, Paman Aktivis Yunus Kambuh Sakit

Telat Bayar Bunga, Karyawan KSP Milan Datang Bawa Sejumlah Polisi, Paman Aktivis Yunus Kambuh Sakit

Faktanews.co.id.(Banyuwangi)- Supriyanto warga Dusun Kaliboyo Desa Kradenan Kecamatan Purwoharjo ayah ndaru (28) nasabah KSP Milan yang Kaget dan takut kedatangan puluhan Polisi jatuh sakit.

Sakit jantung Supriyanto yang kini berusia 60 tahun kambuh, diduga akibat merasa malu dengan tetangga menyusul kejadian rumahnya didatangi sejumlah polisi bersama dua karyawan KSP Milan kemarin (11/10) hingga jadi tontonan warga sekitar.

Sejumlah polisi mengawal dua karyawan KSP MILAN yang hendak mengekskusi mobil milik Ndaru anak Supriyanto karena telat bayar bunga pinjaman.

Supriyanto baru keluar dari perawatan Intensif dirumah sakit Al-Huda Genteng, saat ini Kamis(12/10) kembali ambruk setelah karena sakit jantungnya kembali kambuh.

Sementara itu, tokoh warga setempat yang juga aktivis Lsm M. Yunus Wahyudi menyesalkan sikap KSP Milan yang membawa -bawa aparat polisi untuk menakuti nasabah.

Menurut Yunus, lembaga Koperasi tidak semestinya berlaku semena-mena terhadap nasabahnya sendiri yang notabene bila dirunut secara aturan merupakan anggotanya sendiri.

Koperasi asasnya adalah kekeluargaan yang mengedepankan musyawarah untuk mufakat dengan nasabah atau anggotanya bukan malah bertindak arogan dengan membawa puluhan polisi hingga kayak akan menangkap teroris saja seperti itu”,kata Yunus.

Lebih jauh Yunus mengaku selama ini dirinya selaku aktivis banyak mendapat pengaduan dari warga masyarakat yang sudah menjadi korban kesewenang wenangan pihak koperasi.

“Prianto ayah Ndaru ini adik bapak saya sendiri dan punya riwayat jantung jika dengan kejadian ini sampai ada apa-apa hingga penyakitnya kambuh saya akan tuntut baik pihak KSP MILAN maupun pihak polres Banyuwangi,” pungkas Yunus geram.(*kin).

Komentar

comments