Tanggapi Dirinya Dilaporkan, Kasiintel Janjikan Audiensi

Tanggapi Dirinya Dilaporkan, Kasiintel Janjikan Audiensi

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- “Hari Senin akan dilakukan audensi,”jelas Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi, Bagus Nur Jakfar.

Ini disampaikan Bagus, menyusul ucapannya saat hadir di kantor Desa Kepundungan atas undangan dari Kepala Desa (Kades) setempat, Tri Marvila sebelumnya diduga berbau penggiringan opini tertentu masyarakat kepada pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kepundungan.

“Saya datang ke Desa Kepundungan diundang, karena saat itu pak Kajari sedang ada kesibukan, saya yang disuruh mewakili,” ungkap Bagus,(15/8/2019).

Alibatnya, usai melakukan audensi dengan Komisi 1 DPRD kabupaten Banyuwangi, Rabu, (14/8/2019), lembaga BPD se Kabupaten ini, pada hari yang sama, ingin menghadap dan melaporkan langsung Kasi Intel Kejari Banyuwangi kepada Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Andoni SH.

Namun, hanya 12 orang perwakilan asosiasi BPD yang diperbolehkan masuk, itupun hanya bisa masuk keruangan Kasi Intel yang diduga dan dinilai menggiring opini agar masyarakat tidak menyukai BPD setempat karena tidak mau tanda tangan yang berakibat Dana Desa tidak cair.

Menurut Bagus, dirinya hadir guna melakukan pembinaan disaat konflik diinternal pemerintah desa Kepundungan dengan BPD nya.

“Di Desa Kepundungan ada masalah, BPD belum tanda tangan Raperdes, akibatnya Dana Desa (DD)nya tidak cair,” ujar Kasi Intel Kejari Banyuwangi.

Sejauh ini, belum ada kejelasan apakah hal itu akibat Bagus tidak mengkaji lebih jauh hal pokok penyebab kenapa BPD bersikap seperti itu.

“Tujuan saya ke Desa Kepundungan itu untuk melakukan pembinaan, tidak ada niat apa-apa. Kalau di Desa itu bisa berjalan dengan baik, dan DD bisa cair, pembangunan akan berjalan sesuai dengan rencana,”jelasnya.(*kin).

Komentar

comments

Tagged with