Tak Ada Aturan Pemilu Uji Baca Qur’an, Jokowi Siap Hadir, Kubu Prabowo Masih Pertimbangkan

Tak Ada Aturan Pemilu Uji Baca Qur’an, Jokowi Siap Hadir, Kubu Prabowo Masih Pertimbangkan

Faktanews.co.id.- Sempat diundang Da’i Aceh dalam uji baca Al Quran kedua pasangan calon Presiden mempunyai sikap sedikit beda.

Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Provinsi Aceh, memastikan calon presiden dan wakil presiden kubunya dipastika hadir

“Saya sudah komunikasi dengan tim kampanye nasional, prinsipnya Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf bersedia hadir. Siap hadir memenuhi undangan itu,” kata Direktur Komunikasi TKD Jokowi-Ma’ruf Amin Provinsi Aceh Ali Raban, Rabu (2/1).

Lebih jauh menurutnya, tim kampanye nasional juga sudah pernah menyatakan kesiapan pasangan capres dan cawapres itu untuk mengikuti uji baca Al Quran.

“Soal teknisnya mungkin akan dibicarakan dengan panitia. Intinya, Pak Jokowi siap hadir,” terangnya.

Kepastian kehadiran Jokowi dan KH Ma’ruf tidak juga bersyarat apakah kubu Prabowo-Sandiaga Uno harus hadir pula.

“Kita di daerah belum mendapat kabar apakah ada catatan kalau kubu Prabowo hadir, maka Pak Jokowi hadir. Kita baru dapat kabar dari tim kampanye nasional bahwa pasti Pak Jokowi siap hadir. Teknisnya diatur oleh panitia,” pungkas Ali.

Sementara itu, hingga kini kubu Prabowo dan Sandiaga Uno belum memberi kepastian akan hadir, kubu Prabowo menyiratkan kesiapan, tetapi meminta standar jelas dalam kaitan itu.

Tes baca Alquran sebenarnya tak ada dalam undang-undang tentang Pemilu maupun Peraturan KPU (PKPU).

Namun, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengaku menghormati undangan tes baca Alquran untuk para capres-cawapres dari Dewan Ikatan Dai Aceh.

Kabarnya, Prabowo disebut lebih senang mendengar tausiah dari ulama karena merasa sungkan dengan orang yang ilmu agamanya lebih tinggi.

“Kami sangat hormati undangan dari ulama-ulama Aceh. Kami akan coba bahas di tim. Tetapi, Mas Prabowo tentunya lebih senang datang untuk mendengarkan tausiyah dan lantunan Alquran dari para ulama untuk memperkuat keimanan dan keilmuan. Pastinya, Mas Bowo akan sangat sungkan kepada ulama-ulama yang keilmuannya jauh lebih tinggi,” kata Jubir BPN Prabowo-Sandi, Faldo Maldini.(kon/se/hay).

Komentar

comments

Tagged with