Sumenep Diguncang Gempa Berkekuatan 4,8 Skala Richter, Sejumlah Rumah dan Tempat Ibadah Rusak

Sumenep Diguncang Gempa Berkekuatan 4,8 Skala Richter, Sejumlah Rumah dan Tempat Ibadah Rusak

Faktanews.co.id.-(Jatim)-Sejumlah bangunan rumah warga dan fasilitas umum Ibadah porak-poranda akibat Gempa bumi berkekuatan 4,8 skala Richter di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur Rabu malam, 13 Juni 2018. pukul 20:30 Wib.

Gempa yang bertepatan terjadi dipenghujung bulan suci ramadhan mengguncang sebagian wilayah yang ada dikota penghasil garam ini.

Selain Gempa bumi ini cukup kuat juga dirasakan di beberapa wilayah, kecamatan Manding, Ambunten, dan Kota Sumenep.

Kecamatan Batuputih teridentifikasi paling merasakan akibat gempa, sejumlah bangunan rumah hancur serta sarana tempat ibadah dan Madrasah Ibtidaiyah di Kecamatan Batu Putih kabupaten Sumenep dikabarkan rusak.

“Teras masjid bagian selatan dan depan roboh, dan gedung madrasah roboh juga. Tingkat kerusakan parah,” kata Sekretaris Desa Bullaan, Kecamatan Batuputih, Sumenep, Heri.

Gempa bumi dirasakan warga sebanyak dua kali, saat gempa banyak warga berhamburan panik keluar rumah mencari tempat berlindung.

“Dua kali, yang paling terasa yang kedua kalinya sekitar 3 detik,” ungkap Yayat, warga Desa Batuputih laok Kecamatan Batu putih, Rabu malam (13/06).

Belum ada kepastian berapa kerugian akibat kejadian gempa tersebut.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengaku telah mengerahkan personelnya khususnya SKPD terkait untuk membantu warga yang menjadi korban gempa.

“Warga sumenep untuk tidak panik dan mewaspadai akan terjadinya gempa susulan,”katanya kepada wartawan.

Informasi yang diterima dari kepala badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) Kalianget Sumenep, Utsman mengungkapkan, pusat gempa berada di 17 Kilometer Timur Laut Sumenep, tepatnya di 6.91 lintang selatan dan 113.95 bujur timur, pada kedalaman 12 kilometer.

Lebih jauh Usman menjelaskan, meski kecil kemungkinan terjadi gempa susulan, namun warga di harapkan tetap waspada.

“Kami sedang mengumpulkan informasi,”katanya.(li/ham).

Komentar

comments

Tagged with