Spanduk Sindiran Warnai Kunjungan Sandi Di Banyuwangi, Relawan Harus Tetap Tenang

Spanduk Sindiran Warnai Kunjungan Sandi Di Banyuwangi, Relawan Harus Tetap Tenang

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Mendekati jadwal kunjungan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, diwarnai spanduk dan baliho/banner bernada sindiran.

Spanduk dan baliho/banner itu terpasang di dekat lokasi yang akan dikunjungi Cawapres yang diusung Partai Gerindra, PKS PAN dan didukung Partai Demokrat & Berkarya.

Spanduk dan baliho/banner bernada penolakan itu terlihat menghiasi titik-titik lokasi yang akan dikunjungi Sandiaga Uno di Banyuwangi sejak Rabu (20/2/2019) pagi.

Salah satu spanduk dan baliho/banner itu tertulis, “Selamat datang Sandiaga Uno. Mohon maaf kami tetap pilih Jokowi – Amin”.

Belum diketahui siapa yang membuat dan memasangnya.

Bidang Advokasi Badan Pemenangan Prabowo – Sandi Kabupaten Banyuwangi, Muhammad Helmi Rosyadi mengatakan, Jadwal kunjungan Sandiaga Uno di beberapa pondok pesantren dan talkshow bersama anak muda (milenial) di Kabupaten Banyuwangi tetap akan berjalan sesuai rencana.

Selain spanduk/banner sindiran pihaknya telah mengidentifikasi spanduk dan baliho/banner lainnya bertuliskan nada penolakan.

Lebih jauh menurut Helmi, dirinya telah mendapat laporan, spanduk dan baliho/banner model sindiran penolakan juga terpasang saat Sandiaga Uno mengunjungi Situbondo dan Situbondo. Namun acara kampanye cawapres nomer urut 02 di Tapal Kuda tetap aman dan lancar.

“Spanduk dan baliho/banner itu terpasang di area yang akan dikunjungi Bang Sandi, tapi biarkan saja, tidak usah terlalu diambil hati, kami tidak akan terpancing,” kata Helmi.

Menurut Helmi pihaknya akan mencari tahu siapa yang melakukan.

“Kenapa tidak ditulis sekalian logo atau nama partai maupun LSM-nya. Kalau ditulis kan enak, kita bisa tanyakan maksudnya, kita bisa bincang-bincang sambil minum kopi bareng,”ungkapnya.

Demi tidak menambah panas tensi politik jelang pilpres 17 April 2019 mendatang, Helmi mengaku telah menginformasikan kepada pihak terkait untuk mengambil tindakan.

“Kami sudah memberi tahu Bawaslu. Biarkan aparat berwenang yang bertindak,”jelasnya. (kin).

Komentar

comments