Soal Kerawanan Keamanan Kios, Paguyuban Pedagang Pasar Muncar Bisa Ajukan Kepada Bupati

Soal Kerawanan Keamanan Kios, Paguyuban Pedagang Pasar Muncar Bisa Ajukan Kepada Bupati

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Banyuwangi berharap pihak penghuni kios Pasar Muncar melakukan koordinasi dengan pihak keamanan pemerintah Banyuwangi.

Ini disampaikan terkait informasi Paguyuban pedagang pasar daerah Muncar menuntut hak keamanan utamanya saat kios mereka sudah tutup jualan.

Ketua koordinator pedagang pasar Muncar, Abdul Hakim menjelaskan pada Faktanews, Dipasar Muncar sudah sering terjadi pembobolan toko didalam pasar bahkan kotak amal anak yatim sempat ikut hilang karena rawannya keamanan.

“kawan kawan pasar ini sudah lama usul pengajuan terkait keamanan, misalkan pintu dan terkait satpamnya, Pihak pasar bilang, tidak punya uang kas, padahal setiap hari pedagang yang ada di pasar ditarik retribusi oleh pengelolah pasar,” katanya.

Lebih jauh, wakil ketua paguyuban pasar Muncar, Saihu mengungkapkan, keluhan paguyuban diantaranya meminta untuk dipasang pintu dipasar.

“Sudah kita ajukan ke Disperindag dan sudah difoto foto juga lokasinya, tapi belum terealisasi,”ungkapnya

Sementara itu Plt. Kabid Pasar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi. Priyono SH.MM (Oyong) mengatakan, di pasar Muncar terdapat perkumpulan atau paguyuban pedagang pasar, mereka bisa menjadi sarana menyampaikan permintaan pengamanan kepada pihak pemerintah.

“Paguyuban bisa membuat surat kepada Bupati untuk minta pengamanan trantib Kecamatan setempat atau kepada Satpol PP,” katanya,(11/7/2018).

Menurut Oyong, di area sekitar pasar Muncar ada beberapa tempat ruang kosong.

“juga bisa digunakan untuk pos keamanan pasar,”jelasnya.

Berkaitan permintaan kebutuhan pembangunan pintu masuk dan ruang pengamanan pasar yang diajukan paguyuban pasar setempat.(kin).

Komentar

comments

Tagged with