Soal Celoteh ‘Ikan Asin’ Tiga Selebriti Ditahan

Soal Celoteh ‘Ikan Asin’ Tiga Selebriti Ditahan

Faktanews.co.id.-(Artis)- “para tersangka sudah ditahan di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya. Mereka ditahan untuk 30 hari ke depan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.(12/7/2019).

Ini disampaikan Argo terkait kasus celoteh ‘ikan asin’ yang ditujukan kepada Fairuz A Rafiq yang membawa Galih Ginanjar dan Rey Utami serta suaminya Pablo Benua pemilik channel, utamirey87.gmail.com menjadi tersangka dan ditahan pihak penyidik Polda Metro Jaya.

“untuk peran mereka masing-masing bahwa untuk saudara tersangka Pablo itu adalah perannya pemilik akun YouTube, channel official Rey Utami dan Benua Channel,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono Kombes Pol Argo Yuwono dalam keterangan pers di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019) sebelum

Galih berperan sebagai seseorang yang menyampaikan pernyataan yang melanggar unsur asusila dan mencemarkan nama baik Fairuz.

“Dia (Galih) melakukan wawancara dan sadar menyampaikan pelanggaran unsur keasusilaan dan pencemaran nama baik,” ungkap Argo Yuwono.

Menurut Argo, penyidik sudah mengantongi alat bukti berupa rekaman percakapan berdurasi 32 menit 6 detik guna melakukan langkah hukum lebih lanjut.

“Untuk kasus ini juga modus operandinya tersangka GG (Galih Ginanjar) dan tersangka Rey Utami melakukan suatu wawancara, kemudian direkam dan diedit secara sadar dan di-upload di channel YouTube official Rey & Benua Channel. Durasinya 32,6 menit,” ungkapnya.

Ketiga terlapor telah ditetapkan sebagai tersangka kasus tersebut berdasarkan gelar perkara yang dilakukan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Galih dinilai menghina Fairuz dalam video yang diunggah di akun YouTube Rey dan Pablo. Hinaan tersebut salah satunya terkait bau ikan asin.

Pablo dan Rey ditangkap usai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kamis (11/7/2019) pukul 01.00 WIB.

Galih ditangkap di sebuah hotel di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis pukul 04.00 WIB

Atas perbuatannya, ketiga dijerat Pasal 27 Ayat 1, Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 310, Pasal 311 KUHP. Ancaman hukumannya lebih dari 6 tahun penjara.

Penyidik menahan ketiganya setelah masa penangkapan telah habis dalam waktu kurun waktu 1×24 jam.

Berkaitan penangkapan Galih Ginanjar disebuah hotel menurut Argo, artis Galih Ginanjar awalnya mengaku tengah membeli makanan saat polisi hendak menangkapnya di sebuah hotel di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019) dini hari.

Selang dua jam setelah polisi diinformasikan Galih Ginanjar tidak berada dihotel karena sedang mencari makan.

“Saat kita mau menangkap di sana (hotel), yang bersangkutan diberitahu kalau sedang ke luar untuk mencari makan. Kita akhirnya mengecek ke dalam hotel karena kita pikir kok makannya lama. Ternyata dia ada di dalam hotel,” ujar Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis.

Sementara itu, Istri Galih, Barbie Kumalasari tak memeprsoalkan polisi menjemput suaminya, Galih Ginanjar di sebuah hotel di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019) pagi.

“Kan memang lagi ngumpul di situ, teman-teman lawyer juga lagi ngumpul di situ. Lagi pada ngobrol di situ, kami buka kamar, Ya sudah dijemput enggak apa-apa,” ujar Barbie Kepada wartawan di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis siang.

Lebih jauh, Barbie juga turut mengantarkan Galih Ginanjar ke Polda Metro Jaya.

“ya, semalam nganterin sampai sini, kita kan belum tidur,” ucap Barbie.

Disisi lain, kuasa hukum Fairuz A Rafiq, Hotman Paris, menyindir perubahan sikap para terlapor (Galih Ginanjar, Rey Utami serta suaminya Pablo Benua) dalam video “ikan asin” yang kini telah berstatus tersangka.

“Saat kamu-kamu sebelum tersangka, kamu berkeliling tampil di berbagai TV infotainment tanpa ada rasa penyesalan,” tulis Hotman di akun Instagram-nya, @hotmanparisofficial, seperti dikutip Kompas.com, Kamis (11/7/2019).

“Bahkan dengan teganya membuat dan memposting video viral di youtube yg mentertawakan Fairuz yang membuat Laporan Polisi,” tambahnya.

“Menertawakan” yang dimaksud Hotman itu adalah sebuah video Insta Story milik Pablo Benua yang tertawa terpingkal-pingkal saat tahu Fairuz melaporkannya.(tr/koc/hay).

Komentar

comments