SMPN Kalipuro Tarik Dana Siswa, Pejabat Diknas Siap Bebaskan

SMPN Kalipuro Tarik Dana Siswa, Pejabat Diknas Siap Bebaskan

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)-
Meski menyadari UU no 20 Tahun 2003, Permendikbud no 44 Tahun 2012 dan PP no 66 Tahun 2010,
Berargumen hasil rapat, Sekolah SMPN 2 Kalipuro, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi membeban wali murid membayar sejumlah dana untuk pembelian uang LKS,bimbingan belajar (Bimbel), Uang Komputer dan Infak.

Wakil kepala sekolah SMPN 2 Kalipuro, Drs Indah Nursiama tak menampik hal itu.

“memang benar mas semua yang sampean pertanyakan tentang dana LKS, uang komputer, infak, bimbel,”akunya kepada Faktanews.co.id.

Menurut Indah, hal itu juga sudah dirapatkan antara wali murid dan komite sekolah, bahkan sudah diketahui oleh pihak Diknas.

“pengawas sekolah pernah bilang tidak apa apa bu (pungutan dana) jika mau mengadakan sarana prasarana yang penting itu bukan buat guru kan buat siswa,” Imbuhnya(2/1).

Menurut Indah, Jumlah siswa yang ada di SMPN 2 Kalipuro sekitar 500 lebih.

“Pungutan itu Pak Tik dan Pak Ratno (pejabat di Diknas Banyuwangi) sudah tahu karena saat rapat ikut mendampingi,””Ungkapnya.

Kepala Bidang Pendidikan Banyuwangi Suratno, menjelaskan pungutan dana sekolah tidak memberatkan Wali Murid.

“Catat saja siapa nama siswa / siswinya yang terkait nanti saya akan bebaskan biayanya,”jelasnya via seluler.(ver/ist/kin).

Komentar

comments