Sidang Praperadilan, Yakin Tak Ada Bercak Darah, Margriet Dihujat

Almh.Angeline

Kasus Pembunuhan Angeline

Faktanews.co.id. -(Denpasar)-Sidang Praperadilan Margriet Megawe senin (27/7) di Pengadilan Negeri Denpasar, sempat ricuh oleh kehadiran Puluhan massa yang mengatasnamakan Laskar Bali.

Mereka berorasi menghujat perilaku Margriet yang kini menjadi tersangka membunuh Angeline, anak angkatnya yang di Adopsi dari pasangan asal Banyuwangi. 

Selain itu sambil berorasi,  mereka berhasil merangsek masuk di areal Pengadilan Negeri Denpasar saat sidang praperadilan berlangsung yang di pimpin Hakim Tunggal Achmad Peten Sili.

“Gantung Margriet, Gantung Margriet, Gantung Margriet,” teriak mereka dengan pengeras suara mengganggu suasana sidang.

Margriet

Tsk. Pembunuhan dan penelantar Angeline,  Margriet Megawe

Namun beberapa saat kemudian, orang yang berpakaian hitam – hitam tersebut sedikit tenang ketika Humas PN Denpasar, mencoba meminta mereka lebih menghormati jalannya sidang.

Sementara didalam Sidang pengacara Margriet, Dion Pongkor berupaya meyakinkan tidak ada bercak darah yang ditemukan di lokasi pembunuhan Angeline.

“Dari keterangan yang disampaikan termohon tidak disebutkan ada bukti bercak darah di kedua alat bukti sebagaimana keterangan tersangka Agus,” katanya.

Dion yang menanggapi jawaban termohon Kombes Parwata, Bidkum Polda Bali, terkait alat bukti yang diajukan hanya berdasar pada keterangan Agus yang diketahui selalu berubah-ubah.

Dia juga mempertanyakan apakah semua perubahan keterangan Agus dalam BAP pertama dan kedua tersebut didukung pada alat bukti yang sah untuk menjadikan kliennya Margriet Megawe menjadi tersangka pembunuhan Angeline.

“Kami minta semua itu dibuka, biar masyarakat melihat keterangan Agus di BAP yang berubah-ubah dan mana yang berkesesuaian,” ungkapnya.

Sementara pada kasus pembunuhan Angeline, tersangka Agustinus Tae menunggu waktu proses hukum sidang di pengadilan negeri Denpasar,Bali,

Agus menunggu 14 hari menyusul berkasnya sudah dinyatakan lengkap oleh Kejari setempat kamis (23/7) kemarin.(mang/kin/fn).

Komentar

comments