Sidang Perdana Kecelakaan Maut Wongsorejo, Kernet Jadi Tersangka

Mobil Travel Rusak Berat Brang Bukti Kecelakaan Maut Wongsorejo

Mobil Travel Rusak Berat Brang Bukti Kecelakaan Maut Wongsorejo

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Sidang perdana terkait insiden kecelakaan maut antara bus setiawan jurusan Denpasar – tergalek nopol AG 7192 UA dan mini bus L. 300 nopol DK 1624 DS hari ini (16/3) di Pengadilan Negeri Banyuwangi hari ini.

Sidang di jadwalkan untuk mendengar saksi-saksi kecelakaan yang menewaskan 5 orang sekaligus dan 13 orang luka berat dan 3 lainya luka ringan yang terjadi pada dini hari minggu (4/1/2015).

Lokasi Kecelakan terjadi di jalan raya Situbondo tepatnya di depan pondok pesantren Miftahul Ulum Desa Bengkak kec. Wongsorjo Banyuwangi.

Sehari setelah kecelakaan sempat dilakukan rekontruksi yang dipimpin oleh Kaditlantas Polda Jatim M. Yusuf dan tim trafick incident analysis (TAA) didampingi kasat lantas Banyuwangi AKBP Amar Hadi.

Hasil penyelidikan diketahui, trevel L.300 tersebut melebihi muatan dari yang mestinya berkapasitas isi 12 orang namun fakta di lapangan terdapat 18 orang.

Dalam penyidikan akhirnya juga berkembang mengenai masalah penyebab kecelakaan adalah bus setiawan pada saat tingkungan berupaya mendahului kendaraan didepannya (menyalip) dengan memakan badan jalan sehingga bertabrakan dengan travel yang muncul dari arah berlawanan.

Dalam berkas dakwaan juga disebutkan bahwa travel jenis minibus mempunyai buku kir dengan seri number DPN. 52450 K seharusnya memakai nopol plat kuning namun fakta di lapangan plat yang digunakan plat nopol warna hitam.

Dalam kecelakaan ini menempatkan kernet Bus Mariyono bin Subandir menjadi tersangka karena pada saat kejadian yang bersangkutan justru menjadi sopir.(makin/yayak)

Komentar

comments

Tagged with