Setelah Ketua DPR Setnov, Siapa Akan Susul Jadi Tersangka Korupsi e-KTP

Setelah Ketua DPR Setnov, Siapa Akan Susul Jadi Tersangka Korupsi e-KTP

Faktanews.co.id.- “KPK menetapkan saudara SN anggota DPR periode 2009-2014 sebagai tersangka,” kata Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo, Senin (17/7).

Tentu saja publik langsung mengarah inisial SN yang dimaksud adalah Setya Novanto (Setnov) yang kini menjabat ketua DPR RI. Dalam kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e.KTP).

Setnov dinyatakan sebagai salah satu tersangka korupsi dan tersangka lain serta diantaranya sudah menjadi terdakwa dalam kasus e.KTP.

Hal ini hasil dari keterangan 280 saksi, 15 diantaranya saksi dari Anggota DPR RI yang telah memenuhi panggilan KPK. Setnov juga beberapa kali disebut-sebut dalam persidangan kasus ini.

Dalam kasus ini terdapat nama elit lain juga di kabarkan menerima bagian dana saat masih duduk menjadi anggota DPR.RI seperti Yassona Laoli saat ini menjabat Menteri hukum dan Ham. Ganjar Pranowo (Gubernur Jateng), Ade Komarudin, Marzuki Ali dst.

Setnov dinilai telah menyalahgunakan wewenang dan jabatan untuk menguntungkan diri sendiri dan pihak tertentu. Dalam kasus ini, negara dirugikan Rp 2,3 triliun dari jumlah total Proyek bernilai Rp 5,9 triliun.

Agus mengatakan, Setnov disangka melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Penjelasan KPK ini sekaligus mematahkan tudingan bagian dari koalisi Jokowi sulit tersentuh hukum meski lembaga hukum sekelas KPK apalagi Setnov masih menjabat Ketua DPR RI yang bisa menjadi kekuatan pemerintah Jokowi di DPR.

Selain Setnov sebagai tersangka, dalam kasus bancaan dana e-KTP ini telah menetapkan 3 orang terdakwa masing-masing Direktur jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman, Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Kemendagri Sugiharto, maupun anggota DPR Miryam S Haryani.

Sedangkan Andi Agustinus alias Andi Narogong (mantan Anggota Komisi II DPR RI 2009-2014) berstatus tersangka. (se*/hay).

Komentar

comments