Sering Minta Uang & Jatah Akomodasi, Polisi Gadungan Asal Karang Rejo Diamankan

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)– Pria diduga melakukan penipuan dan pemerasan dengan mengaku sebagai anggota polisi akhirnya diamankan Unit Reskrim Polsek Glenmore.

Pelaku diketahui seorang pria bernama Yoyok Hadi Kuscahyo (43 tahun) warga Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi Kota, pria ini sempat dua kali gagal mendaftar sebagai anggota Polisi.

Kejadian ini terungkap setelah korban Hartono Subiyanto als Yung Yung(46 Th), pemilik toko klontong di Dusun Sepanjang Kulon Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore melaporkan dugaan tindak kriminal penipuan dan pemerasan kepada Polisi 15 Mei 2020 lalu.

Dari hasil pemeriksaan, polisi gadungan yang mengaku di bagian / sat. Narkoba,Polresta Banyuwangi ini dijerat dengan pasal 378 dan atau pasal 372 Jo Pasal 64 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan berkelanjutan. Dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun.

“Kasus penipuan ini bermula saat keduanya saling bertatap muka secara langsung pada awal bulan Januari 2020. Kepada korbannya,pelaku mengaku sebagai polisi, Tersangka ini beralasan membelikan motor anaknya dengan meminjam sejumlah uang kepada korban, Selain meminjam uang. Tersangka juga meminjam mobil, untuk dipakai pribadi,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, Kamis (21/5/2020).

Polisi gadungan yang tinggal di Jl. Ikan Wader Pari ini juga menawarkan diri membantu menyelesaikan uang korban dengan orang Surabaya senilai Rp 15 miliar, dalihnya, pelaku memiliki banyak kenalan polisi dan perwira tinggi di Surabaya.

Kemudian dia meminta biaya akomodasi, polisi ini tak segan-segan meminta uang kepada korban hingga dalam dua Minggu sekali, korban harus merogoh kocek Rp 1 juta sampai Rp 5 juta. Hingga totalnya mencapai Rp 30 juta.

“Korban kemudian melaporkan kepada kami, setelah kami lakukan penyelidikan tersangka kami amankan berikut seluruh barang bukti. Seragam polri berikut pistol air softgun yang digunakan,” kata Kapolresta. (ar/kin).

Komentar

comments