Senjata Indonesia Diburu Negara Eropa

Kontingen Indonesia TNI AD

Kontingen Indonesia TNI AD

faktanews.co.id. (Jakarta)- Penjualan senjata Indonesia yang diproduksi PT Pindad akan menjanjikan, hal ini menyusul Kemenangan TNI AD dalam perlombaan Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) tahun 2015 beberapa waktu lalu.

Indonesia menang telak dengan mengantongi 30 medali emas dari 50 medali yang diperebutkan unggul jauh atas Australia, Amerika, serta beberapa negara Eropa yang dikenal lebih maju dalam dunia persenjataan militer.

Bahkan karena jauhnya selisih jauh medali yang didapatkan Indonesia, panitia Australia akan membongkar senjata buatan Pindad itu.

Kemenangan itu merupakan kemenanangan berturut selama 9 kali even tersebut.

“Ini bukanlah kemenangan pertama untuk Indonesia. Indonesia telah menang (lomba menembak) 8-9 tahunan. Kemenangan ini memanglah berimbas pada penjualan senjata serta lisensi, ” tutur Direktur Paling utama PT Pindad Sylmi Karim pada wartawan di Bandung, Kamis (4/6).

Menurut Sylmi, sejauh ini sudah lima negara yang tertarik pada senjata SS2 yang dipakai penembak TNI AD. Dari lima negara itu, tiga negara menunjukkan keseriusan serta bakal di tandatangani MoU.

Namun dia tak mau secara rinci menyebut nama negara karena kekhawatiran adanya pihak yang menggganjal yang berakibat transaksi batal.

“Negara-negara itu datang dari Asia, Afrika, serta Timur Tengah. Mereka memanglah pasar kami, ” papar Sylmi.

Lebuh jauh, Sylmi merasa harsu menghormati privasi pemesan apalagi, penjualan alat pertahanan tidak sama dengan product yang lain.(ob/fn)

Komentar

comments